
Akhir pekan liburan musim panas 2026 yang pertama berubah menjadi ujian kesabaran di perbatasan darat Jerman. Pada Jumat sore, 3 Juli, pemeriksaan tetap yang diperkenalkan kembali pada 2024 menyebabkan antrean hingga 20 kilometer di A3 dekat Passau dan antrian panjang di perbatasan Aachen dan Kehl, menurut laporan yang diterbitkan pukul 16:52 CEST oleh portal berita Harianbasis. Serikat polisi membela operasi ini, dengan menyebutkan 35.000 penolakan masuk dan 47.659 deteksi migrasi ilegal sejak pemeriksaan diperluas. Namun, badan pariwisata dan wali kota setempat memperingatkan kerugian pendapatan hingga “jutaan euro” dan mendesak pemeriksaan yang lebih cerdas dan berbasis risiko. Anggota parlemen oposisi menuduh Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt melakukan “politik simbolis” yang mengalihkan ribuan petugas dari stasiun kereta dan bandara saat volume penumpang sedang puncak. Kelompok industri menyatakan keterlambatan ini tidak hanya berdampak pada wisatawan, tetapi juga pekerja lintas batas dan pengiriman tepat waktu. Wali kota Saarbrücken, Uwe Conradt, meminta Berlin untuk menangguhkan pemeriksaan ini paling lambat pertengahan September demi melindungi bisnis lokal. Pemerintah North-Rhine Westphalia mendukung permintaan tersebut, dengan argumen bahwa pemeriksaan mendadak dan patroli bergerak dapat mengurangi penyelundupan tanpa melumpuhkan lalu lintas. Dengan menteri dalam negeri Uni Eropa yang dijadwalkan meninjau kontrol dalam Schengen awal Agustus, manajer perjalanan bisnis disarankan memantau kemungkinan perubahan jadwal dan mengingatkan staf yang mengemudi mobil sewaan untuk menyediakan waktu ekstra di titik-titik kemacetan perbatasan.
Sumber: Harianbasis