
Penumpang yang melewati Paris-Charles-de-Gaulle (CDG) pada 5–6 Juli mengalami gangguan terburuk musim panas 2026 sejauh ini. Pelacak status penerbangan mencatat setidaknya 31 pembatalan dan lebih dari 50 keterlambatan signifikan di Air France, mitra regional HOP, dan mitra trans-Atlantik United Airlines. Masalah dimulai Minggu malam dan memburuk pada Senin saat jadwal keberangkatan padat, mengejutkan wisatawan, rombongan tur, dan pelancong bisnis di awal pekan libur penuh pertama Juli.
Meski Air France belum mengeluarkan pernyataan resmi penyebab utama, para analis menyebut ini sebagai “badai sempurna” akibat rotasi pesawat yang padat, pembatasan slot Euro-control yang kronis, dan kekurangan staf penanganan darat, membuat hub ini sangat rentan terhadap gangguan cuaca atau teknis. Contohnya, keterlambatan rotasi A320 ke Toulouse bisa membuat penerbangan A350 dari Amerika Utara kekurangan penumpang dan bagasi yang terhubung, memaksa kru menahan pesawat di gerbang atau menurunkan bagasi—keterlambatan berantai yang cepat menyebar ke seluruh jaringan.
Dampaknya meluas hingga ke luar Prancis. Pembatalan regional Air France membuat penumpang yang hendak ke Paris untuk penerbangan jarak jauh ke Montréal, New York, dan Casablanca terjebak. Penerbangan United di CDG juga mengalami keterlambatan berjam-jam, mengancam koneksi Star Alliance ke seluruh Eropa. Wisatawan tujuan Yunani, Maroko, Tunisia, dan destinasi musim puncak lain melaporkan kehilangan koneksi dan menginap tak terduga di hotel Paris yang hampir penuh.
Bagi manajer perjalanan bisnis, insiden ini menegaskan pentingnya waktu koneksi yang cukup dan alat proaktif untuk mengatasi gangguan. Berdasarkan aturan EU261, penumpang yang berangkat dari bandara UE atau menggunakan maskapai UE berhak atas makanan, akomodasi hotel, dan dalam beberapa kasus, kompensasi finansial. Para ahli menyarankan penumpang menyimpan boarding pass, konfirmasi pemesanan, dan kuitansi pengeluaran pribadi, serta memantau rute alternatif lewat Amsterdam, Frankfurt, atau Zurich saat kemacetan CDG meningkat.
Bandara Prancis ini melayani lebih dari 6 juta penumpang hanya pada April dan beroperasi pada 93% dari volume 2019. Dengan liburan sekolah yang sedang berlangsung dan kalender budaya-olahraga Paris yang menarik permintaan masuk rekor, analis penerbangan memperingatkan titik-titik gangguan serupa kemungkinan terjadi hingga Agustus kecuali jadwal maskapai dan sumber daya darat diperkuat.
Meski Air France belum mengeluarkan pernyataan resmi penyebab utama, para analis menyebut ini sebagai “badai sempurna” akibat rotasi pesawat yang padat, pembatasan slot Euro-control yang kronis, dan kekurangan staf penanganan darat, membuat hub ini sangat rentan terhadap gangguan cuaca atau teknis. Contohnya, keterlambatan rotasi A320 ke Toulouse bisa membuat penerbangan A350 dari Amerika Utara kekurangan penumpang dan bagasi yang terhubung, memaksa kru menahan pesawat di gerbang atau menurunkan bagasi—keterlambatan berantai yang cepat menyebar ke seluruh jaringan.
Dampaknya meluas hingga ke luar Prancis. Pembatalan regional Air France membuat penumpang yang hendak ke Paris untuk penerbangan jarak jauh ke Montréal, New York, dan Casablanca terjebak. Penerbangan United di CDG juga mengalami keterlambatan berjam-jam, mengancam koneksi Star Alliance ke seluruh Eropa. Wisatawan tujuan Yunani, Maroko, Tunisia, dan destinasi musim puncak lain melaporkan kehilangan koneksi dan menginap tak terduga di hotel Paris yang hampir penuh.
Bagi manajer perjalanan bisnis, insiden ini menegaskan pentingnya waktu koneksi yang cukup dan alat proaktif untuk mengatasi gangguan. Berdasarkan aturan EU261, penumpang yang berangkat dari bandara UE atau menggunakan maskapai UE berhak atas makanan, akomodasi hotel, dan dalam beberapa kasus, kompensasi finansial. Para ahli menyarankan penumpang menyimpan boarding pass, konfirmasi pemesanan, dan kuitansi pengeluaran pribadi, serta memantau rute alternatif lewat Amsterdam, Frankfurt, atau Zurich saat kemacetan CDG meningkat.
Bandara Prancis ini melayani lebih dari 6 juta penumpang hanya pada April dan beroperasi pada 93% dari volume 2019. Dengan liburan sekolah yang sedang berlangsung dan kalender budaya-olahraga Paris yang menarik permintaan masuk rekor, analis penerbangan memperingatkan titik-titik gangguan serupa kemungkinan terjadi hingga Agustus kecuali jadwal maskapai dan sumber daya darat diperkuat.
Sumber: The Traveler
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Pengalihan Eurostar Lewat Utrecht Tambah Waktu Perjalanan Kereta Paris–Belanda Jadi Satu Jam Setelah Kebakaran di Rotterdam
Ryanair Sebut ‘Kekacauan Antrian Paspor’ di Bandara Paris-Beauvais dan Bandara Lain di Prancis yang Kesulitan dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa