1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Bundestag Mengesahkan Undang-Undang Digitalisasi Administrasi Imigrasi yang Bersejarah

Bundestag Mengesahkan Undang-Undang Digitalisasi Administrasi Imigrasi yang Bersejarah

Jul 10, 2026
·
Bundestag Mengesahkan Undang-Undang Digitalisasi Administrasi Imigrasi yang Bersejarah
Pada malam 9 Juli, Bundestag Jerman mengesahkan undang-undang yang telah lama dinantikan pemerintah, yaitu “Migrationsverwaltungsdigitalisierungsweiterentwicklungsgesetz” (MDWG), sebuah rancangan undang-undang yang akan secara fundamental memodernisasi cara Jerman memproses visa, izin tinggal, dan tunjangan terkait suaka. Inti dari undang-undang ini adalah memungkinkan data biometrik (foto, sidik jari, dan tanda tangan) yang dikumpulkan sekali untuk izin tinggal elektronik disimpan secara terpusat dan digunakan kembali untuk aplikasi berikutnya. Secara paralel, semua otoritas yang terlibat dalam rantai visa – mulai dari perwakilan Jerman di luar negeri hingga Kepolisian Federal di perbatasan – akan mendapatkan akses digital terstruktur ke dokumen pendukung melalui Ausländerzentralregister (AZR). Dengan mengakhiri penggunaan berkas kertas dan permintaan melalui faks, Kementerian Dalam Negeri memperkirakan waktu pemrosesan visa nasional akan berkurang hingga 30 persen dalam dua tahun ke depan.

Bagi manajer mobilitas perusahaan, keuntungan praktisnya sangat besar: ekspatriat yang perlu memperbarui Kartu Biru atau izin ICT tidak perlu lagi mengirim ulang dokumen akademik dan kontrak kerja yang sama di setiap tahap. Sponsor juga dapat memeriksa status aplikasi secara online dan mengunduh surat persetujuan elektronik yang dapat ditunjukkan di bandara.

Bundestag Mengesahkan Undang-Undang Digitalisasi Administrasi Imigrasi yang Bersejarah


Debat mengenai undang-undang ini tidak lepas dari kontroversi. Para ahli perlindungan data memperingatkan bahwa perluasan AZR menjadi ‘mega database’ de facto yang memuat semua warga negara non-Uni Eropa membawa risiko privasi yang signifikan. Oleh karena itu, koalisi pemerintahan memperkenalkan amandemen mendadak yang menetapkan klausul pembatasan tujuan yang ketat dan periode penghapusan data yang wajib.

Pelaksanaan akan dilakukan secara bertahap: antarmuka pertukaran data baru harus siap pada 1 Januari 2027, sementara ketentuan penggunaan ulang data biometrik berlaku untuk semua izin yang diterbitkan mulai 1 Maret 2027. Perusahaan yang mengandalkan banyak staf non-Uni Eropa disarankan untuk meninjau kembali alur kerja onboarding mereka sekarang agar dapat memanfaatkan proses digital ini secara maksimal saat mulai diterapkan.
Sumber: Deutscher Bundestag

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×