
Pengunjung bisnis, turis, dan warga negara non-Uni Eropa yang berencana melakukan perjalanan ke Polandia akan segera mengalami proses perbatasan yang sangat berbeda. Sebuah laporan riset yang diterbitkan pada 17 Juli 2026 oleh Perpustakaan House of Commons Inggris menjelaskan bahwa Sistem Masuk/Keluar (EES) Uni Eropa yang sudah lama tertunda kini memasuki tahap akhir penerapan dan akan beroperasi penuh di semua perbatasan luar Schengen pada Oktober mendatang. EES menggantikan cap paspor manual dengan sistem otomatis yang merekam sidik jari, gambar wajah, data paspor, serta waktu dan tempat masuk dan keluar secara tepat. Sistem ini sudah berfungsi di banyak bandara dan pos lintas jalan di Polandia dan akan diperluas ke semua titik masuk selama musim panas.
Bagi Polandia, yang berbatasan dengan Ukraina, Belarus, dan Rusia serta mengoperasikan beberapa bandara internasional utama, teknologi ini diharapkan mempercepat arus perjalanan yang sah sekaligus memberikan peringatan lebih cepat kepada Straż Graniczna (Penjaga Perbatasan) terhadap pelancong yang melebihi masa tinggal atau mencoba masuk secara ilegal berulang kali. Laporan tersebut mencatat bahwa pelancong yang bebas visa Schengen—seperti pemegang paspor Inggris, AS, dan Kanada—akan direkam biometriknya saat pertama kali masuk dan diverifikasi pada kunjungan berikutnya. Antrian panjang sempat terjadi saat uji coba tahun lalu, namun Bandara Warsawa kini telah menambah kios swalayan dan menempatkan staf multibahasa untuk membantu kelompok bisnis.
Sistem yang erat kaitannya dengan EES adalah Sistem Informasi dan Otorisasi Perjalanan Eropa (ETIAS). Mulai akhir 2026, pengunjung bebas visa harus mendapatkan otorisasi online, yang saat ini dikenai biaya €20, sebelum naik transportasi ke Polandia. ETIAS memeriksa database keamanan dan kesehatan serta berlaku untuk beberapa kunjungan singkat selama tiga tahun. Perusahaan yang mengirim karyawan untuk rapat atau pameran dagang disarankan memasukkan proses aplikasi singkat ini ke dalam jadwal perjalanan mereka; maskapai akan menolak penumpang yang tidak memiliki ETIAS atau visa Schengen yang valid setelah sistem ini diberlakukan.
Otoritas Polandia menyambut baik alat baru ini, dengan alasan bahwa sistem otomatis dan pemeriksaan pra-perjalanan akan mengurangi tekanan di perbatasan darat yang sejak 2025 mengalami lonjakan upaya migrasi ilegal. Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa gerbang otomatis dan verifikasi sebelum perjalanan akan memungkinkan petugas fokus pada kasus berisiko tinggi, sementara penumpang sah dapat melewati perbatasan dalam waktu kurang dari satu menit. Namun, asosiasi perjalanan mengimbau agar perencanaan darurat tetap dilakukan: penempatan staf, pelatihan, dan kampanye informasi publik akan menentukan apakah peluncuran musim gugur berjalan lancar atau mengulang kemacetan tahun lalu.
Dampak praktis bagi pemberi kerja sangat jelas. Tim HR dan mobilitas harus memperbarui kebijakan perjalanan, memberi pengarahan kepada staf tentang pengambilan data biometrik (termasuk aspek privasi), dan memastikan bahwa kontraktor, klien, serta peserta acara dari negara ketiga memahami aturan ETIAS. Pelancong yang sering bepergian dan memiliki sidik jari yang sulit diambil (misalnya, pekerja manual tertentu) disarankan menyediakan waktu tambahan saat masuk pertama kali. Seiring Polandia bersiap menjadi tuan rumah konferensi besar pada kuartal keempat, kepatuhan sejak awal akan sangat penting agar perjalanan bisnis tetap berjalan sesuai jadwal.
Bagi Polandia, yang berbatasan dengan Ukraina, Belarus, dan Rusia serta mengoperasikan beberapa bandara internasional utama, teknologi ini diharapkan mempercepat arus perjalanan yang sah sekaligus memberikan peringatan lebih cepat kepada Straż Graniczna (Penjaga Perbatasan) terhadap pelancong yang melebihi masa tinggal atau mencoba masuk secara ilegal berulang kali. Laporan tersebut mencatat bahwa pelancong yang bebas visa Schengen—seperti pemegang paspor Inggris, AS, dan Kanada—akan direkam biometriknya saat pertama kali masuk dan diverifikasi pada kunjungan berikutnya. Antrian panjang sempat terjadi saat uji coba tahun lalu, namun Bandara Warsawa kini telah menambah kios swalayan dan menempatkan staf multibahasa untuk membantu kelompok bisnis.
Sistem yang erat kaitannya dengan EES adalah Sistem Informasi dan Otorisasi Perjalanan Eropa (ETIAS). Mulai akhir 2026, pengunjung bebas visa harus mendapatkan otorisasi online, yang saat ini dikenai biaya €20, sebelum naik transportasi ke Polandia. ETIAS memeriksa database keamanan dan kesehatan serta berlaku untuk beberapa kunjungan singkat selama tiga tahun. Perusahaan yang mengirim karyawan untuk rapat atau pameran dagang disarankan memasukkan proses aplikasi singkat ini ke dalam jadwal perjalanan mereka; maskapai akan menolak penumpang yang tidak memiliki ETIAS atau visa Schengen yang valid setelah sistem ini diberlakukan.
Otoritas Polandia menyambut baik alat baru ini, dengan alasan bahwa sistem otomatis dan pemeriksaan pra-perjalanan akan mengurangi tekanan di perbatasan darat yang sejak 2025 mengalami lonjakan upaya migrasi ilegal. Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa gerbang otomatis dan verifikasi sebelum perjalanan akan memungkinkan petugas fokus pada kasus berisiko tinggi, sementara penumpang sah dapat melewati perbatasan dalam waktu kurang dari satu menit. Namun, asosiasi perjalanan mengimbau agar perencanaan darurat tetap dilakukan: penempatan staf, pelatihan, dan kampanye informasi publik akan menentukan apakah peluncuran musim gugur berjalan lancar atau mengulang kemacetan tahun lalu.
Dampak praktis bagi pemberi kerja sangat jelas. Tim HR dan mobilitas harus memperbarui kebijakan perjalanan, memberi pengarahan kepada staf tentang pengambilan data biometrik (termasuk aspek privasi), dan memastikan bahwa kontraktor, klien, serta peserta acara dari negara ketiga memahami aturan ETIAS. Pelancong yang sering bepergian dan memiliki sidik jari yang sulit diambil (misalnya, pekerja manual tertentu) disarankan menyediakan waktu tambahan saat masuk pertama kali. Seiring Polandia bersiap menjadi tuan rumah konferensi besar pada kuartal keempat, kepatuhan sejak awal akan sangat penting agar perjalanan bisnis tetap berjalan sesuai jadwal.
Sumber: House of Commons Library
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Polandia.Lebih Banyak Dari Polandia
Lihat semua
Peringatan Badai di Kraków: Pihak Berwenang Ingatkan Wisatawan Waspadai Badai Petir Hebat dan Potensi Gangguan Transportasi
Petugas Penjaga Perbatasan Warsawa Tangkap Pengemudi Taksi Online Ilegal di Stasiun Sentral dan Bandara Chopin