
Pada pukul 13.30 WIB tanggal 21 Juli, Kementerian Dalam Negeri Inggris membuka undian kedua—dan terakhir—untuk Skema Profesional Muda India (IYPS) tahun ini. Undian digital ini menerima pendaftaran hingga pukul 13.30 tanggal 23 Juli, memberikan kesempatan terakhir di tahun 2026 bagi warga India berusia 18-30 tahun untuk mendapatkan salah satu visa tersisa yang memungkinkan mereka bekerja, belajar, dan berkeliling Inggris selama dua tahun. IYPS, yang diluncurkan tahun lalu sebagai bagian dari Kemitraan Migrasi & Mobilitas Inggris-India, menyediakan 3.000 kuota setiap tahun bagi warga India yang memiliki gelar sarjana. Peserta yang berhasil dalam undian harus membayar biaya visa sebesar £340, Biaya Kesehatan Imigrasi, serta menunjukkan dana pemeliharaan sebesar £2.530 dalam waktu 90 hari. Berbeda dengan jalur kerja Tier-2, skema ini tidak memerlukan sponsor dari pemberi kerja, sehingga populer di kalangan start-up dan lulusan yang ingin mendapatkan pengalaman di Inggris tanpa komitmen imigrasi jangka panjang. Permintaan sangat tinggi: data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan lebih dari 100.000 pelamar India mengikuti undian Februari lalu, dengan peluang sekitar 1 banding 30. Para penasihat mobilitas memperkirakan volume pendaftaran serupa pada putaran ini seiring stabilnya pasar tenaga kerja Inggris dan semakin ketatnya opsi pasca-studi di negara pesaing seperti Australia dan Kanada. Perusahaan yang merekrut talenta muda di bidang teknologi atau keuangan disarankan memberi tahu kandidat India bahwa mereka dapat mengubah status IYPS menjadi visa Skilled-Worker yang disponsori pemberi kerja setelah tiba di Inggris, asalkan memenuhi batas gaji minimum. Sementara itu, tim HR harus memeriksa dokumen hak kerja dengan cermat: pemegang IYPS menerima kode status digital, bukan vignette visa. Skema ini bersifat timbal balik; India akan meluncurkan visa Profesional Muda Inggris serupa akhir tahun ini, meskipun detailnya masih belum diumumkan. Mengingat pengumuman Kementerian Dalam Negeri bahwa tidak akan ada undian tambahan di tahun 2026, peserta yang gagal sebaiknya mempertimbangkan jalur Tier 5 Government Authorised Exchange atau jalur Mahasiswa jika ingin pindah tahun ini.
Sumber: GOV.UK