
Kedutaan Besar India di Riyadh dan mitra layanan VFS Global mengonfirmasi pada 21 Juli bahwa gangguan sistem yang menghambat pengajuan visa India di Arab Saudi sejak pertengahan Juli telah sepenuhnya diperbaiki. Pengumuman resmi di portal VFS menyatakan bahwa semua pusat kini menerima pengajuan selama jam operasional normal, dan pemohon yang terdampak gangguan dapat menjadwal ulang tanpa biaya tambahan. Gangguan ini memaksa ratusan ekspatriat yang berbasis di Saudi—termasuk banyak pekerja India—untuk menunda perjalanan dan urusan bisnis karena stasiun pengambilan biometrik tidak berfungsi. Agen perjalanan melaporkan adanya tumpukan ribuan paspor yang menunggu cap visa. Dengan perbaikan ini, VFS menambahkan slot malam yang diperpanjang dan menyarankan kelompok korporat menggunakan alat penjadwalan massal untuk mengurangi antrean dalam waktu satu minggu. Insiden ini menyoroti kerentanan infrastruktur visa yang dialihdayakan, terutama saat India memproses volume permohonan yang tinggi menjelang musim festival. Hal ini juga terjadi di tengah pengawasan ketat terhadap outsourcing CPV setelah pengadilan India membatalkan tender di wilayah lain. Manajer mobilitas disarankan untuk: 1) memvalidasi ulang tanggal perjalanan staf di Arab Saudi; 2) menginstruksikan pelancong mengunduh aplikasi ‘Indian Visa Su-Swagatam’ untuk melacak janji temu; dan 3) menyiapkan cadangan waktu dalam rencana perjalanan jika gangguan serupa terjadi lagi. Pejabat kedutaan menambahkan bahwa jadwal tur konsuler keliling yang diperbarui—berlangsung hingga 21 Agustus—akan tetap berjalan sesuai rencana, menawarkan layanan perpanjangan paspor di lokasi di Dammam, Jeddah, dan Abha.
Sumber: VFS Global Public Notice