
Provinsi Salzburg di Austria tengah bersiap menghadapi apa yang disebut pejabat lalu lintas sebagai akhir pekan terpadat selama musim liburan musim panas 2026. Menurut klub otomotif ÖAMTC dan ARBÖ, kemacetan diperkirakan mencapai puncaknya pada 27-28 Juli saat jutaan wisatawan Jerman dan Belanda berangkat ke selatan begitu sekolah-sekolah di North-Rhine-Westphalia dan beberapa wilayah Belanda libur. Pusat gangguan lalu lintas kembali berada di Westautobahn (A1) di perbatasan Walserberg antara Salzburg dan Bavaria, di mana pemeriksaan paspor keluar-masuk—yang kembali diberlakukan selama kontrol perbatasan internal Austria dengan Jerman—sudah membuat arus lalu lintas melambat hingga hampir berhenti. Otoritas setempat memberlakukan aturan ketat “Abfahrts- und Durchfahrtsperren”, yaitu larangan bagi kendaraan transit untuk keluar dari jalan tol demi menghindari kemacetan lewat jalan desa. Polisi akan berjaga di setiap pintu keluar dan memutar balik siapa pun yang tidak bisa membuktikan tujuan lokal. Pengalaman musim panas sebelumnya menunjukkan bahwa insiden kecil saja bisa melumpuhkan jaringan jalan: akhir pekan lalu, kecelakaan caravan di Tauernautobahn (A10) menyebabkan antrean panjang berkilometer hanya dalam hitungan menit. Beberapa acara khusus juga menambah beban lalu lintas: sekitar 100.000 penonton diperkirakan hadir di Styria untuk Ennstal Classic, sementara puluhan ribu penggemar Belanda menuju Grand Prix Hungaria lewat Salzburg. Klub otomotif menyarankan para pelaku bisnis untuk menghindari berkendara pada Jumat sore dan dari Sabtu pagi hingga sore hari, serta membawa cukup air minum untuk antisipasi kemacetan panjang. Bagi manajer mobilitas perusahaan, pesannya jelas: beri waktu ekstra untuk transfer bandara ke Munich, Linz, atau Wina, instruksikan karyawan agar selalu mengisi penuh tangki bahan bakar, dan pastikan reservasi hotel di koridor A1/A10 menawarkan fleksibilitas check-in. Pengangkut barang yang mengirimkan barang penting antara Jerman dan Eropa Tenggara sebaiknya mempertimbangkan keberangkatan malam atau jalur kereta alternatif lewat Brenner. Secara strategis, pembatasan di Salzburg ini menunjukkan bagaimana kontrol perbatasan keamanan nasional—yang saat ini diperpanjang hingga 15 September—terus mengganggu kelancaran perjalanan yang dijamin Schengen secara teori. Dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) yang akan mulai berlaku April 2027, perbatasan Walserberg menjadi semacam laboratorium uji untuk kapasitas pemeriksaan identitas yang sesungguhnya dibutuhkan saat biometrik diterapkan pada setiap kedatangan non-Uni Eropa, bukan hanya pemeriksaan acak. Perusahaan dengan mobilitas staf lintas batas tinggi disarankan memantau apakah Austria dan Jerman akan mengumumkan perpanjangan kontrol lebih lanjut setelah September, karena hal itu berarti kontrol ini bisa berlangsung selama musim dingin keempat berturut-turut.
Sumber: Salzburg24