
Badan Transportasi Darat Nasional Brasil (ANTT) secara resmi mengizinkan pos perbatasan di Vila Bela da Santíssima Trindade, Mato Grosso, untuk menangani lalu lintas internasional reguler penumpang dan kargo dengan Bolivia. Keputusan ini tercantum dalam Deliberação ANTT nº 291, yang ditandatangani pada 8 Oktober dan dipublikasikan di Diário Oficial da União pada Jumat, 9 Oktober 2026. Titik penyeberangan baru ini terletak di BR-174, sekitar 100 kilometer sebelah timur laut San Matías (BO). Sebelumnya, rute ini hanya berstatus sementara, sehingga bus dan truk harus memutar ratusan kilometer melalui Cáceres atau Corumbá. Dengan pengesahan definitif ini, otoritas Brasil dan Bolivia dapat memasang pos imigrasi, bea cukai, dan inspeksi kesehatan permanen, membuka jalan bagi layanan bus internasional terjadwal dan koridor truk berikat. Operator logistik lokal dan eksportir agribisnis di barat Mato Grosso memperkirakan waktu pengiriman ke pelabuhan Pasifik di Chile dan Peru akan berkurang hingga 20 persen setelah koridor ini sepenuhnya diberi tanda dan diaspal. Perusahaan bus penumpang sudah mengajukan izin ke ANTT untuk mengoperasikan layanan harian Cuiabá–Santa Cruz, yang berpotensi mendorong pariwisata lintas batas dan perjalanan belanja. Bagi pengelola mobilitas, keputusan ini menciptakan opsi baru yang lebih singkat untuk rantai pasok multimoda ke dan dari wilayah Andes. Perusahaan yang mengangkut kargo proyek disarankan memantau aturan terbaru dari Receita Federal terkait izin masuk sementara (ATA Carnet/Repetro-Sped) untuk lokasi ini, sementara tim HR perlu memberi pengarahan kepada karyawan tentang bebas visa Bolivia (90 hari) dan asuransi kendaraan pihak ketiga wajib di sisi Bolivia. Pemerintah provinsi dan kota kini memiliki waktu 90 hari untuk menyelesaikan pemasangan rambu, penerangan, dan infrastruktur wi-fi. ANTT menyatakan akan melakukan audit kondisi keselamatan setiap enam bulan selama dua tahun pertama operasional.
Sumber: Diário do Transporte