
Jalur kereta premium London ke bandara tidak beroperasi selama 48 jam penuh setelah Network Rail mematikan jalur cepat dari Paddington pada pukul 00:01 hari Natal. Penutupan ini merupakan bagian dari proyek peremajaan sinyal dan perbaikan kabel atas senilai £118 juta, sehingga tidak ada kereta Heathrow Express yang beroperasi antara bandara dan pusat kota hingga akhir hari Boxing Day.
Bagi penumpang internasional, ini lebih dari sekadar ketidaknyamanan. Heathrow Express biasanya mengangkut sekitar 17.000 penumpang per hari, banyak di antaranya pelaku bisnis yang ingin tiba di City atau West End dalam waktu kurang dari 15 menit. Dengan layanan dihentikan, satu-satunya alternatif kereta adalah Elizabeth Line yang beroperasi dengan jadwal terbatas setiap jam selama liburan, menambah waktu perjalanan dari pintu ke pintu setidaknya 30-45 menit. Antrian taksi di Terminal 2-3 sudah memanjang di luar area tertutup saat puncak kedatangan penerbangan jarak jauh.
Network Rail menyatakan penutupan ini adalah tahap akhir dari pekerjaan yang akan menghapus batas kecepatan 70 mph yang sudah lama berlaku di jalur menuju bandara. Mulai Maret 2026, waktu tempuh Heathrow Express diperkirakan akan berkurang hingga tiga menit, namun penutupan akhir pekan tambahan dijadwalkan pada masa Paskah dan libur bank awal Mei. Manajer mobilitas yang merencanakan perpindahan kelompok atau peluncuran proyek disarankan menghindari periode tersebut atau memesan transfer bus antar-jemput sebelumnya.
Tips praktis bagi pelancong: unduh aplikasi TfL Go untuk jadwal keberangkatan Elizabeth Line secara langsung; siapkan waktu ekstra satu jam untuk perjalanan dari Paddington; dan jika melakukan rute ulang melalui hub negara ketiga, periksa apakah diperlukan visa transit atau Electronic Travel Authorisation. Platform visa melaporkan lonjakan permintaan ETA mendadak terkait gangguan ini. Perusahaan dengan kontrak layanan antar-jemput disarankan memberi tahu sopir tentang kemacetan di sekitar Stasiun Bus Pusat Heathrow.
Bagi penumpang internasional, ini lebih dari sekadar ketidaknyamanan. Heathrow Express biasanya mengangkut sekitar 17.000 penumpang per hari, banyak di antaranya pelaku bisnis yang ingin tiba di City atau West End dalam waktu kurang dari 15 menit. Dengan layanan dihentikan, satu-satunya alternatif kereta adalah Elizabeth Line yang beroperasi dengan jadwal terbatas setiap jam selama liburan, menambah waktu perjalanan dari pintu ke pintu setidaknya 30-45 menit. Antrian taksi di Terminal 2-3 sudah memanjang di luar area tertutup saat puncak kedatangan penerbangan jarak jauh.
Network Rail menyatakan penutupan ini adalah tahap akhir dari pekerjaan yang akan menghapus batas kecepatan 70 mph yang sudah lama berlaku di jalur menuju bandara. Mulai Maret 2026, waktu tempuh Heathrow Express diperkirakan akan berkurang hingga tiga menit, namun penutupan akhir pekan tambahan dijadwalkan pada masa Paskah dan libur bank awal Mei. Manajer mobilitas yang merencanakan perpindahan kelompok atau peluncuran proyek disarankan menghindari periode tersebut atau memesan transfer bus antar-jemput sebelumnya.
Tips praktis bagi pelancong: unduh aplikasi TfL Go untuk jadwal keberangkatan Elizabeth Line secara langsung; siapkan waktu ekstra satu jam untuk perjalanan dari Paddington; dan jika melakukan rute ulang melalui hub negara ketiga, periksa apakah diperlukan visa transit atau Electronic Travel Authorisation. Platform visa melaporkan lonjakan permintaan ETA mendadak terkait gangguan ini. Perusahaan dengan kontrak layanan antar-jemput disarankan memberi tahu sopir tentang kemacetan di sekitar Stasiun Bus Pusat Heathrow.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.Lebih Banyak Dari Inggris
Lihat semua
Kabut Hari Natal Sebabkan 1.493 Penundaan Penerbangan di Heathrow dan Bandara-Bandara Eropa
Heathrow Pimpin Gangguan Penerbangan Se-Eropa pada Hari Boxing Day: 469 Penundaan, 33 Pembatalan