1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Visa ala Schengen GCC ditunda hingga 2026, mengganggu rencana keberangkatan warga India

Visa ala Schengen GCC ditunda hingga 2026, mengganggu rencana keberangkatan warga India

Des 30, 2025
·
Visa ala Schengen GCC ditunda hingga 2026, mengganggu rencana keberangkatan warga India
Visa wisata terpadu Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang sebelumnya dijanjikan akan diluncurkan pada pertengahan 2025, kini dipastikan baru akan tersedia pada tahun 2026, kata Menteri Pariwisata Arab Saudi dalam pernyataan yang dilaporkan media regional kemarin.

Dokumen ‘GCC Grand Tours’ ini diharapkan berfungsi seperti visa Schengen di Eropa, yang memungkinkan wisatawan bergerak bebas di antara Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dengan satu izin saja. Lalu lintas wisatawan India untuk tujuan rekreasi dan MICE (pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran) ke kawasan Teluk meningkat 24% setiap tahun, dan operator tur sudah mulai menawarkan paket perjalanan multi-negara dengan asumsi visa ini akan aktif pada musim puncak 2025-26.

Visa ala Schengen GCC ditunda hingga 2026, mengganggu rencana keberangkatan warga India


Penundaan ini disebabkan oleh kompleksitas integrasi enam sistem imigrasi, pemeriksaan keamanan, dan biometrik yang berbeda. Maskapai seperti IndiGo, Air India Express, dan Vistara—yang bersama-sama mengoperasikan lebih dari 660 penerbangan mingguan ke kawasan ini—harus tetap menyediakan modul edukasi visa terpisah untuk setiap tujuan, yang meningkatkan volume panggilan pusat layanan dan membingungkan pelanggan.

Perusahaan India dengan kantor regional di Dubai, Doha, dan Riyadh akan terus mengurus visa kunjungan dan visa multiple-entry yang spesifik untuk masing-masing negara, dengan aturan asuransi kesehatan dan surat sponsor yang berbeda-beda. Para penasihat mobilitas menyarankan agar pengajuan visa bisnis Saudi dan Qatar dilakukan minimal tiga minggu sebelumnya, dan menekankan bahwa opsi multiple-entry 60 hari dari UAE masih menjadi yang tercepat untuk didapatkan.

Ke depan, para menteri GCC menegaskan bahwa rencana visa tunggal ini “hanya tertunda, bukan dibatalkan”. Para pemangku kepentingan memperkirakan uji coba e-visa akan dimulai pada akhir 2025, namun peluncuran komersial kini dijadwalkan pada kuartal pertama 2026—berita yang harus diperhitungkan oleh para pelancong dan maskapai India dalam perencanaan anggaran dan jadwal perjalanan tahun depan.
Sumber: Times of India (World/Middle East)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×