
Bandara di seluruh Jerman utara mengalami kesulitan menjaga operasional pada 10 Januari akibat salju, angin silang, dan penumpukan proses pencairan es yang mengganggu jadwal penerbangan. Data resmi dari Kementerian Transportasi Federal menunjukkan Bandara Hamburg paling terdampak dengan 84 penerbangan tertunda dan 29 dibatalkan hingga tengah hari. Düsseldorf mencatat 107 keterlambatan, sementara Berlin-Brandenburg mencapai 119—menunjukkan betapa cepatnya cuaca musim dingin dapat mengacaukan jadwal yang ketat.
Lufthansa mengeluarkan kebijakan pembatalan biaya untuk pemesanan ulang bagi penumpang domestik dan menyarankan penumpang internasional untuk menyediakan waktu minimal tiga jam untuk pemeriksaan keamanan dan imigrasi. Dampak lanjutan meluas hingga luar Jerman: British Airways, KLM, dan easyJet membatalkan penerbangan ke London, Amsterdam, dan Zurich, menyebabkan penumpang kehilangan koneksi ke Amerika Serikat dan Asia.
Operator bandara menambah staf untuk membantu pengalihan bagasi dan pengaturan arus penumpang, namun memperingatkan kapasitas landasan pacu akan tetap terbatas sampai suhu naik di atas titik beku. Penumpang yang melanjutkan perjalanan dengan kereta api menghadapi kesulitan ganda, karena layanan Deutsche Bahn juga masih sangat terbatas akibat sistem badai yang sama.
Konsultan perjalanan bisnis mendorong perusahaan menggunakan alat pelacak multi-moda yang mengintegrasikan data gangguan penerbangan dan kereta api, sehingga dapat memberikan peringatan real-time terkait tanggung jawab perusahaan. Sementara itu, perusahaan asuransi mengingatkan pemegang polis bahwa banyak polis korporat menanggung biaya akomodasi tambahan jika keterlambatan melebihi empat jam dan tidak ada rute alternatif.
Untuk sisa akhir pekan, penumpang disarankan memantau aplikasi maskapai dan membawa barang penting dalam bagasi kabin untuk antisipasi menginap di bandara.
Lufthansa mengeluarkan kebijakan pembatalan biaya untuk pemesanan ulang bagi penumpang domestik dan menyarankan penumpang internasional untuk menyediakan waktu minimal tiga jam untuk pemeriksaan keamanan dan imigrasi. Dampak lanjutan meluas hingga luar Jerman: British Airways, KLM, dan easyJet membatalkan penerbangan ke London, Amsterdam, dan Zurich, menyebabkan penumpang kehilangan koneksi ke Amerika Serikat dan Asia.
Operator bandara menambah staf untuk membantu pengalihan bagasi dan pengaturan arus penumpang, namun memperingatkan kapasitas landasan pacu akan tetap terbatas sampai suhu naik di atas titik beku. Penumpang yang melanjutkan perjalanan dengan kereta api menghadapi kesulitan ganda, karena layanan Deutsche Bahn juga masih sangat terbatas akibat sistem badai yang sama.
Konsultan perjalanan bisnis mendorong perusahaan menggunakan alat pelacak multi-moda yang mengintegrasikan data gangguan penerbangan dan kereta api, sehingga dapat memberikan peringatan real-time terkait tanggung jawab perusahaan. Sementara itu, perusahaan asuransi mengingatkan pemegang polis bahwa banyak polis korporat menanggung biaya akomodasi tambahan jika keterlambatan melebihi empat jam dan tidak ada rute alternatif.
Untuk sisa akhir pekan, penumpang disarankan memantau aplikasi maskapai dan membawa barang penting dalam bagasi kabin untuk antisipasi menginap di bandara.
Sumber: Travel & Tour World / Welt