
Hong Kong menyambut 49,9 juta pengunjung pada tahun 2025—naik 12% dibanding tahun sebelumnya—dengan wisatawan dari daratan Tiongkok mencapai 37,8 juta kunjungan (76% dari total), menurut laporan Dewan Pariwisata Hong Kong pada 19 Januari 2026. Hanya pada bulan Desember saja, tercatat 4,65 juta kedatangan, menegaskan pemulihan berkelanjutan wilayah ini sejak pembatasan perbatasan dicabut awal 2024.
Kebangkitan ini berdampak nyata pada mobilitas. Tingkat hunian hotel di kawasan bisnis utama rata-rata mencapai 87% pada kuartal keempat 2025, mendorong tarif harian rata-rata naik 19% dibanding tahun sebelumnya. Penyedia perumahan korporat memperingatkan persediaan yang ketat menjelang pameran Canton Fair pada April dan Art Basel Hong Kong pada Juni. Perusahaan yang memindahkan staf ke Kawasan Teluk Besar mungkin perlu mengamankan sewa apartemen layanan beberapa bulan sebelumnya atau mempertimbangkan opsi di Shenzhen yang terhubung dengan jalur kereta cepat West Kowloon yang telah dibuka kembali.
Data juga menunjukkan peningkatan integrasi moda udara dan kereta. Jumlah penumpang Airport Express naik 22% secara tahunan, sementara lalu lintas bus lintas batas melalui Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau mencapai rekor 14.000 penumpang per hari selama periode liburan puncak. Aliran multimoda ini menjadikan Hong Kong semakin menarik sebagai pusat pertemuan dan perjalanan insentif, terutama bagi perusahaan daratan yang memanfaatkan skema visa saat kedatangan SAR untuk beberapa kewarganegaraan tertentu.
Ke depan, Dewan Pariwisata berencana menguji coba perbatasan digital yang memungkinkan pengunjung daratan yang memenuhi syarat menggunakan e-channel pengenalan wajah tanpa pendaftaran sebelumnya—langkah yang diperkirakan akan mempercepat proses menjadi kurang dari 15 detik dan semakin melancarkan arus orang. Namun, manajer mobilitas disarankan untuk memantau biaya akomodasi dan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas dalam perencanaan acara setidaknya hingga kuartal kedua 2026.
Kebangkitan ini berdampak nyata pada mobilitas. Tingkat hunian hotel di kawasan bisnis utama rata-rata mencapai 87% pada kuartal keempat 2025, mendorong tarif harian rata-rata naik 19% dibanding tahun sebelumnya. Penyedia perumahan korporat memperingatkan persediaan yang ketat menjelang pameran Canton Fair pada April dan Art Basel Hong Kong pada Juni. Perusahaan yang memindahkan staf ke Kawasan Teluk Besar mungkin perlu mengamankan sewa apartemen layanan beberapa bulan sebelumnya atau mempertimbangkan opsi di Shenzhen yang terhubung dengan jalur kereta cepat West Kowloon yang telah dibuka kembali.
Data juga menunjukkan peningkatan integrasi moda udara dan kereta. Jumlah penumpang Airport Express naik 22% secara tahunan, sementara lalu lintas bus lintas batas melalui Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau mencapai rekor 14.000 penumpang per hari selama periode liburan puncak. Aliran multimoda ini menjadikan Hong Kong semakin menarik sebagai pusat pertemuan dan perjalanan insentif, terutama bagi perusahaan daratan yang memanfaatkan skema visa saat kedatangan SAR untuk beberapa kewarganegaraan tertentu.
Ke depan, Dewan Pariwisata berencana menguji coba perbatasan digital yang memungkinkan pengunjung daratan yang memenuhi syarat menggunakan e-channel pengenalan wajah tanpa pendaftaran sebelumnya—langkah yang diperkirakan akan mempercepat proses menjadi kurang dari 15 detik dan semakin melancarkan arus orang. Namun, manajer mobilitas disarankan untuk memantau biaya akomodasi dan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas dalam perencanaan acara setidaknya hingga kuartal kedua 2026.
Sumber: China Daily