
Para pengusaha di seluruh Italia berlomba dengan waktu pagi ini saat Kementerian Dalam Negeri membuka portal online untuk “click day” Decreto Flussi 2026 yang diperuntukkan bagi pekerja asing non-musiman. Dari pukul 09:00 hingga 20:00, perusahaan dapat mengirimkan aplikasi elektronik B-2020 yang telah mereka isi sebelumnya selama periode pra-kompilasi musim gugur. Kuota ini mencakup 75.000 posisi – bagian dari 497.550 izin masuk yang disetujui untuk triwulan 2026-2028 – di berbagai sektor mulai dari manufaktur dan logistik hingga perhotelan dan perawatan jangka panjang.
Hanya pengusaha Italia (atau asosiasi resmi mereka) yang dapat mengajukan, dan akses dibatasi untuk warga dari 34 negara mitra termasuk Albania, Bangladesh, India, Maroko, dan Ukraina, serta slot khusus untuk pengungsi yang diakui UNHCR. Permohonan diproses secara ketat berdasarkan urutan waktu; dalam beberapa tahun terakhir, kuota habis dalam hitungan menit, sehingga kesiapan teknis dan koneksi internet cepat sangat penting.
Kementerian Dalam Negeri kembali mengingatkan pengusaha untuk tidak menyegarkan browser atau masuk dari beberapa perangkat agar tidak terkunci. Pengajuan yang berhasil akan diteruskan ke Meja Tunggal Imigrasi, yang harus mengeluarkan nulla osta dalam 60 hari (20 hari untuk pekerjaan musiman) atau berlaku prinsip diam setuju. Setelah izin disetujui, pekerja harus mendapatkan visa masuk dari konsulat Italia dan menyelesaikan izin tinggal setelah tiba.
Masih ada dua click day lagi minggu ini: 18 Februari untuk pekerja perawatan keluarga (colf dan badanti) dan 9 Februari (sudah selesai) untuk kuota musiman pariwisata. Pengusaha yang melewatkan jendela hari ini harus menunggu dekrit 2027 atau merekrut dari pasar tenaga kerja Uni Eropa.
Bagi perusahaan multinasional yang memindahkan staf ke Italia, kesibukan hari ini menegaskan pentingnya perencanaan tenaga kerja sejak dini, pengaturan TI yang sempurna, dan kerja sama dengan penasihat imigrasi lokal. Perusahaan yang berhasil mendapatkan kuota sekarang dapat merekrut tenaga kerja dari negara ketiga tepat waktu untuk puncak musim panas, sementara yang terlambat berisiko mengalami kekurangan staf yang serius.
Hanya pengusaha Italia (atau asosiasi resmi mereka) yang dapat mengajukan, dan akses dibatasi untuk warga dari 34 negara mitra termasuk Albania, Bangladesh, India, Maroko, dan Ukraina, serta slot khusus untuk pengungsi yang diakui UNHCR. Permohonan diproses secara ketat berdasarkan urutan waktu; dalam beberapa tahun terakhir, kuota habis dalam hitungan menit, sehingga kesiapan teknis dan koneksi internet cepat sangat penting.
Kementerian Dalam Negeri kembali mengingatkan pengusaha untuk tidak menyegarkan browser atau masuk dari beberapa perangkat agar tidak terkunci. Pengajuan yang berhasil akan diteruskan ke Meja Tunggal Imigrasi, yang harus mengeluarkan nulla osta dalam 60 hari (20 hari untuk pekerjaan musiman) atau berlaku prinsip diam setuju. Setelah izin disetujui, pekerja harus mendapatkan visa masuk dari konsulat Italia dan menyelesaikan izin tinggal setelah tiba.
Masih ada dua click day lagi minggu ini: 18 Februari untuk pekerja perawatan keluarga (colf dan badanti) dan 9 Februari (sudah selesai) untuk kuota musiman pariwisata. Pengusaha yang melewatkan jendela hari ini harus menunggu dekrit 2027 atau merekrut dari pasar tenaga kerja Uni Eropa.
Bagi perusahaan multinasional yang memindahkan staf ke Italia, kesibukan hari ini menegaskan pentingnya perencanaan tenaga kerja sejak dini, pengaturan TI yang sempurna, dan kerja sama dengan penasihat imigrasi lokal. Perusahaan yang berhasil mendapatkan kuota sekarang dapat merekrut tenaga kerja dari negara ketiga tepat waktu untuk puncak musim panas, sementara yang terlambat berisiko mengalami kekurangan staf yang serius.
Sumber: Fanpage / QuiFinanza
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Italia.Lebih Banyak Dari Italia
Lihat semua
Hitung Mundur Penegakan ETA Inggris: Wisatawan Italia Wajib Punya Izin Digital Mulai 25 Februari
LSM Italia Bergabung dengan Kekhawatiran Seluruh Uni Eropa atas Aturan Pemulangan ala ‘ICE’ yang Diusulkan