
Gelombang posting langsung di forum r/SchengenVisa dalam 24 jam terakhir menunjukkan waktu pemrosesan visa kunjungan singkat (tipe-C) yang dikeluarkan oleh konsulat Italia dan mitra outsourcing VFS/VIS semakin lama. Para pelancong yang mengajukan permohonan wisata dan bisnis pada akhir Februari kini melaporkan telah melewati standar layanan 15 hari kalender tanpa ada perkembangan pada paspor mereka, memicu gelombang pengecekan status secara bersama dan saling memberi saran. Secara hukum, Italia memiliki waktu hingga 45 hari untuk memutuskan aplikasi Schengen yang kompleks, namun sebelum pandemi sebagian besar keputusan keluar dalam dua minggu. Konsulat di Kolkata, Mumbai, dan New Delhi memberlakukan kuota pembatasan pada Januari 2026 setelah staf musiman dialihkan ke hari klik Decreto Flussi untuk izin kerja; para praktisi mengatakan efeknya dirasakan secara global karena berkas kertas menumpuk menunggu entri data ke Sistem Informasi Visa.
Bagi manajer mobilitas, risiko langsungnya adalah gangguan jadwal perjalanan: pemohon menunda pemesanan akomodasi yang tidak dapat dikembalikan sementara tarif bisnis termurah maskapai mulai habis. Perusahaan yang merencanakan pekerjaan proyek mendadak di Milan atau Turin disarankan menyediakan waktu minimal 25 hari kalender dari pengambilan biometrik hingga pengembalian paspor, serta memberi tanda pada berkas “waktu-kritis” ke konsulat dengan bukti yang dapat diverifikasi (misalnya undangan konferensi).
Dalam jangka panjang, tekanan ini memperkuat tren menuju pra-clearance digital. Italia ikut serta dalam uji coba pilot UE yang nantinya akan menggantikan stiker visa dengan barcode bertanda tangan kriptografi yang terhubung ke Sistem Masuk/Keluar baru (EES). Meski perubahan besar ini masih beberapa bulan lagi, kemacetan saat ini mengingatkan bahwa alur kerja kertas lama masih rentan terhadap kekurangan staf dan gangguan TI. Tim mobilitas sebaiknya segera mengaudit kalender perjalanan 2026 mereka dan mengajukan permohonan visa Italia lebih awal bila memungkinkan.
Bagi manajer mobilitas, risiko langsungnya adalah gangguan jadwal perjalanan: pemohon menunda pemesanan akomodasi yang tidak dapat dikembalikan sementara tarif bisnis termurah maskapai mulai habis. Perusahaan yang merencanakan pekerjaan proyek mendadak di Milan atau Turin disarankan menyediakan waktu minimal 25 hari kalender dari pengambilan biometrik hingga pengembalian paspor, serta memberi tanda pada berkas “waktu-kritis” ke konsulat dengan bukti yang dapat diverifikasi (misalnya undangan konferensi).
Dalam jangka panjang, tekanan ini memperkuat tren menuju pra-clearance digital. Italia ikut serta dalam uji coba pilot UE yang nantinya akan menggantikan stiker visa dengan barcode bertanda tangan kriptografi yang terhubung ke Sistem Masuk/Keluar baru (EES). Meski perubahan besar ini masih beberapa bulan lagi, kemacetan saat ini mengingatkan bahwa alur kerja kertas lama masih rentan terhadap kekurangan staf dan gangguan TI. Tim mobilitas sebaiknya segera mengaudit kalender perjalanan 2026 mereka dan mengajukan permohonan visa Italia lebih awal bila memungkinkan.
Sumber: Reddit – r/SchengenVisa
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Italia.Lebih Banyak Dari Italia
Lihat semua
Gangguan pemesanan TLScontact membuat pemohon visa Italia tidak bisa mendapatkan jadwal biometrik
Penutupan ruang udara Timur Tengah alihkan penerbangan Teluk ke Roma, tekan kapasitas pusat transportasi Italia