
Para pekerja korporat dan tim HR mereka kini memiliki kelonggaran lebih di Hong Kong. Dalam pembaruan hukum yang diterbitkan pada 6 April 2026, firma hukum global Clark Hill mengonfirmasi bahwa Departemen Imigrasi kini menerima pengajuan perpanjangan visa hingga 90 hari sebelum masa berlaku visa berakhir, untuk kebijakan General Employment Policy (GEP), Admission Scheme for Mainland Talents & Professionals (ASMTP), Technology Talent Admission Scheme (TechTAS), Immigration Arrangements for Non-local Graduates (IANG), Quality Migrant Admission Scheme (QMAS), dan Admission Scheme for the Second Generation of Chinese Hong Kong Permanent Residents (ASSG). Skema Top Talent Pass (TTPS) sudah menikmati waktu pengajuan lebih awal ini sejak akhir 2024.
Secara praktis, kebijakan ini memberi perusahaan waktu lebih luas untuk mengumpulkan dokumen pendukung, menjadwalkan pemeriksaan medis, dan mengatur dokumen tanggungan—tugas yang sering bentrok dengan jadwal perjalanan luar negeri dan libur kantor. Kebijakan ini juga mengurangi risiko antrean permohonan yang padat sehingga perpanjangan visa terlambat, yang bisa memaksa karyawan mengambil cuti tak terduga atau berstatus pengunjung bisnis.
Para pengacara imigrasi mencatat bahwa perubahan ini membawa Hong Kong lebih sejajar dengan praktik Singapura yang menerima perpanjangan Employment Pass hingga enam bulan sebelum masa berlaku habis, memperkuat posisi kota ini sebagai pusat talenta regional. Perusahaan yang menjalankan program rotasi tahunan, terutama di sektor perbankan, fintech, dan jasa profesional, akan lebih mudah menyelaraskan jadwal imigrasi dengan anggaran tahun fiskal dan siklus mobilitas global.
Bagi pemegang visa, jendela waktu yang lebih luas ini memberikan ketenangan pikiran: keluarga dapat memperpanjang tempat sekolah dan sewa tempat tinggal dengan yakin bahwa status hukum mereka sudah aman jauh sebelum musim liburan musim panas. Namun, pemohon tetap harus memastikan paspor mereka berlaku minimal enam bulan setelah tanggal berakhir visa baru, serta memperhitungkan waktu proses standar Hong Kong selama dua hingga tiga minggu saat merencanakan perjalanan.
Departemen Imigrasi tidak mengubah persyaratan dokumen, sehingga kontrak kerja terbaru, bukti pendaftaran bisnis, dan tanda terima pajak tetap wajib disertakan.
Secara praktis, kebijakan ini memberi perusahaan waktu lebih luas untuk mengumpulkan dokumen pendukung, menjadwalkan pemeriksaan medis, dan mengatur dokumen tanggungan—tugas yang sering bentrok dengan jadwal perjalanan luar negeri dan libur kantor. Kebijakan ini juga mengurangi risiko antrean permohonan yang padat sehingga perpanjangan visa terlambat, yang bisa memaksa karyawan mengambil cuti tak terduga atau berstatus pengunjung bisnis.
Para pengacara imigrasi mencatat bahwa perubahan ini membawa Hong Kong lebih sejajar dengan praktik Singapura yang menerima perpanjangan Employment Pass hingga enam bulan sebelum masa berlaku habis, memperkuat posisi kota ini sebagai pusat talenta regional. Perusahaan yang menjalankan program rotasi tahunan, terutama di sektor perbankan, fintech, dan jasa profesional, akan lebih mudah menyelaraskan jadwal imigrasi dengan anggaran tahun fiskal dan siklus mobilitas global.
Bagi pemegang visa, jendela waktu yang lebih luas ini memberikan ketenangan pikiran: keluarga dapat memperpanjang tempat sekolah dan sewa tempat tinggal dengan yakin bahwa status hukum mereka sudah aman jauh sebelum musim liburan musim panas. Namun, pemohon tetap harus memastikan paspor mereka berlaku minimal enam bulan setelah tanggal berakhir visa baru, serta memperhitungkan waktu proses standar Hong Kong selama dua hingga tiga minggu saat merencanakan perjalanan.
Departemen Imigrasi tidak mengubah persyaratan dokumen, sehingga kontrak kerja terbaru, bukti pendaftaran bisnis, dan tanda terima pajak tetap wajib disertakan.
Sumber: JD Supra / Clark Hill PLC
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Kekacauan Penerbangan Melanda Pusat-Pusat Asia, Bandara Internasional Hong Kong Jadi Salah Satu yang Paling Parah Terkena Dampak
Pengendara Dorong Pemeriksaan Imigrasi di Atas Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makao