
Bandara Brussels memperkuat posisinya sebagai pintu gerbang utama farmasi di Eropa pada 21 April dengan menandatangani nota kesepahaman bersama United Airlines dan Virginia Economic Development Partnership untuk menciptakan koridor kargo udara khusus farmasi yang menghubungkan Zaventem dengan Bandara Internasional Washington Dulles. Dalam MoU ini, para pihak akan menyelaraskan prosedur operasi standar, protokol pengendalian suhu, dan praktik berbagi data guna memperlancar pergerakan rantai dingin secara menyeluruh. United Airlines sudah mengoperasikan layanan penumpang harian di rute ini, membawa obat-obatan bernilai tinggi di ruang kargo pesawat. Koridor baru ini akan menambah kapasitas kargo tambahan selama permintaan puncak serta menggunakan dokumen ekspor yang sudah disetujui sebelumnya untuk mempercepat waktu tunggu di kedua bandara. Bandara Brussels merupakan komunitas kargo pertama di dunia yang meraih sertifikasi IATA CEIV Pharma; saat ini bandara memiliki lebih dari 35.000 m² penyimpanan berpendingin dan lebih dari 50 penyedia layanan bersertifikat CEIV. Bagi eksportir ilmu hayati Belgia, koridor ini menjanjikan akses lebih cepat dan lebih dapat diprediksi ke pasar pantai timur AS, sementara klaster bioproduksi yang berkembang di Virginia mendapatkan pintu gerbang Eropa yang siap pakai. Pejabat negara bagian di Richmond menyatakan bahwa ekspor vaksin dan produk suntik telah meningkat dua kali lipat sejak 2023 dan jalur kargo udara yang aman sangat penting untuk memenuhi persyaratan masa simpan yang ketat. Kesepakatan ini juga berdampak pada sumber daya manusia: sopir truk dan operator gudang khusus “bersertifikat farmasi” akan dibutuhkan di kedua sisi Atlantik, dan zona kargo Bandara Brussels diperkirakan akan menciptakan hingga 150 lapangan kerja. Perusahaan multinasional yang memindahkan staf untuk mengelola koridor ini akan mendapat manfaat dari pelonggaran terbaru rezim pajak ekspatriat Belgia, yang menurunkan ambang gaji minimum bagi eksekutif yang masuk. Pekerjaan implementasi dimulai segera, dengan pengiriman farmasi pertama yang sepenuhnya tervalidasi dijadwalkan pada pertengahan Juni—tepat sebelum musim distribusi vaksin musim panas. Jika berhasil, model ini dapat diterapkan pada jalur jarak jauh lainnya, menjadikan Brussels sebagai pusat farmasi lintas EU yang utama.
Sumber: STAT Trade Times