
Perusahaan Bandara Brussels mengonfirmasi bahwa mereka memperkirakan hampir 1,3 juta penumpang akan melewati Zaventem antara Sabtu, 25 April hingga Minggu, 10 Mei, periode dua minggu yang mencakup liburan sekolah Komunitas berbahasa Prancis, liburan musim semi Belanda, dan hari libur umum 1 Mei. Angka ini meningkat 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 dan akan menjadi periode liburan musim semi tersibuk yang pernah tercatat di bandara tersebut. Manajemen menyebutkan tidak adanya aksi mogok kerja—mogok umum pada 29 April tahun lalu yang menyebabkan pembatalan lebih dari 600 penerbangan—sebagai alasan utama lonjakan ini.
Untuk mengatasi permintaan tambahan, bandara memperpanjang jam operasional pemeriksaan keamanan, menambah staf sementara di loket imigrasi, dan membuka kembali gerbang keberangkatan jarak jauh Pier T yang jarang digunakan pada hari-hari puncak keberangkatan. Destinasi wisata Schengen mendominasi papan keberangkatan, dengan Malaga, Alicante, Gran Canaria, Bari, dan Dubrovnik menjadi yang teratas dalam pemesanan; untuk penerbangan jarak jauh, Montreal, Newark, dan Cancún memimpin daftar.
Otoritas bandara menyarankan penumpang penerbangan dalam Schengen untuk tiba dua jam sebelum keberangkatan, dan tiga jam untuk rute non-Schengen seperti Inggris, Irlandia, Turki, dan Maroko. Maskapai juga menyesuaikan jadwal mereka: Brussels Airlines akan mengganti tiga rotasi harian ke Barcelona dan Lisbon dari Airbus A319 ke pesawat yang lebih besar, A320neo, sementara TUI fly Belgium menyewa Boeing 787 untuk memenuhi permintaan ke Cape Verde.
Perusahaan penanganan darat Aviapartner dan Alyzia mengaku telah merekrut 250 pekerja musiman, namun serikat pekerja memperingatkan bahwa perekrutan terlambat dan tingkat sakit biasanya meningkat selama puncak liburan; oleh karena itu, jadwal cadangan telah disiapkan. Bagi manajer mobilitas perusahaan, tantangan operasional utama kemungkinan adalah waktu tunggu di area darat yang lebih lama. Beberapa perusahaan multinasional yang berkantor pusat di kawasan Eropa Brussels memindahkan rapat Senin pagi dan Jumat malam ke daring untuk menghindari perjalanan staf pada jam sibuk ke Zaventem.
Penyedia relokasi juga menyarankan para pekerja baru untuk menghindari menjadwalkan pendaftaran kependudukan pada Senin, 4 Mei—hari ketika bandara memperkirakan rekor 82.000 penumpang—karena lalu lintas di sekitar bandara biasanya menyebabkan kemacetan di jalan lingkar Brussels. Melihat ke depan, Bandara Brussels mengatakan angka liburan musim semi ini menjadi indikator positif untuk musim panas yang krusial, saat mereka berencana menguji kios biometrik Sistem Masuk/Keluar (EES) baru Uni Eropa di empat jalur kontrol perbatasan. Jika uji coba berjalan lancar, bandara yakin dapat menangani pertumbuhan penumpang hingga 10 persen tanpa antrean panjang—meskipun EES akan mulai berlaku di seluruh Uni Eropa pada Oktober sesuai rencana.
Untuk mengatasi permintaan tambahan, bandara memperpanjang jam operasional pemeriksaan keamanan, menambah staf sementara di loket imigrasi, dan membuka kembali gerbang keberangkatan jarak jauh Pier T yang jarang digunakan pada hari-hari puncak keberangkatan. Destinasi wisata Schengen mendominasi papan keberangkatan, dengan Malaga, Alicante, Gran Canaria, Bari, dan Dubrovnik menjadi yang teratas dalam pemesanan; untuk penerbangan jarak jauh, Montreal, Newark, dan Cancún memimpin daftar.
Otoritas bandara menyarankan penumpang penerbangan dalam Schengen untuk tiba dua jam sebelum keberangkatan, dan tiga jam untuk rute non-Schengen seperti Inggris, Irlandia, Turki, dan Maroko. Maskapai juga menyesuaikan jadwal mereka: Brussels Airlines akan mengganti tiga rotasi harian ke Barcelona dan Lisbon dari Airbus A319 ke pesawat yang lebih besar, A320neo, sementara TUI fly Belgium menyewa Boeing 787 untuk memenuhi permintaan ke Cape Verde.
Perusahaan penanganan darat Aviapartner dan Alyzia mengaku telah merekrut 250 pekerja musiman, namun serikat pekerja memperingatkan bahwa perekrutan terlambat dan tingkat sakit biasanya meningkat selama puncak liburan; oleh karena itu, jadwal cadangan telah disiapkan. Bagi manajer mobilitas perusahaan, tantangan operasional utama kemungkinan adalah waktu tunggu di area darat yang lebih lama. Beberapa perusahaan multinasional yang berkantor pusat di kawasan Eropa Brussels memindahkan rapat Senin pagi dan Jumat malam ke daring untuk menghindari perjalanan staf pada jam sibuk ke Zaventem.
Penyedia relokasi juga menyarankan para pekerja baru untuk menghindari menjadwalkan pendaftaran kependudukan pada Senin, 4 Mei—hari ketika bandara memperkirakan rekor 82.000 penumpang—karena lalu lintas di sekitar bandara biasanya menyebabkan kemacetan di jalan lingkar Brussels. Melihat ke depan, Bandara Brussels mengatakan angka liburan musim semi ini menjadi indikator positif untuk musim panas yang krusial, saat mereka berencana menguji kios biometrik Sistem Masuk/Keluar (EES) baru Uni Eropa di empat jalur kontrol perbatasan. Jika uji coba berjalan lancar, bandara yakin dapat menangani pertumbuhan penumpang hingga 10 persen tanpa antrean panjang—meskipun EES akan mulai berlaku di seluruh Uni Eropa pada Oktober sesuai rencana.
Sumber: The Brussels Times