1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Thailand pertimbangkan hapus bebas visa 60 hari, tingkatkan tantangan bagi wisatawan Tiongkok

Thailand pertimbangkan hapus bebas visa 60 hari, tingkatkan tantangan bagi wisatawan Tiongkok

Apr 26, 2026
·
Thailand pertimbangkan hapus bebas visa 60 hari, tingkatkan tantangan bagi wisatawan Tiongkok
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul, pada 25 April menyatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan pencabutan kebijakan bebas visa selama 60 hari yang diberlakukan tahun lalu dan akan kembali menerapkan aturan berbeda berdasarkan kewarganegaraan. Usulan ini—yang akan diajukan ke Kabinet dalam beberapa minggu ke depan—akan mempersingkat masa tinggal bebas visa dan mengenakan biaya pariwisata sebesar 300 baht (sekitar US$8) untuk semua wisatawan asing. Pejabat beralasan bahwa kurang dari 10 persen pengunjung saat ini memanfaatkan masa tinggal 60 hari secara penuh, dan masa tinggal yang diperpanjang sering disalahgunakan untuk bekerja tanpa izin. Kementerian ingin mengarahkan sumber daya kepada “wisatawan berkualitas” yang menghabiskan lebih banyak per hari dan memilih visa tinggal jangka panjang seperti kartu Thailand Elite atau skema Residensi Jangka Panjang 10 tahun.

Thailand pertimbangkan hapus bebas visa 60 hari, tingkatkan tantangan bagi wisatawan Tiongkok


Mengapa ini penting bagi China: Wisatawan dari daratan China—pasar masuk terbesar Thailand sebelum pandemi—baru mulai pulih, dengan 4,8 juta kedatangan tercatat pada 2025 dibandingkan 11 juta pada 2019. Banyak dari mereka mengandalkan cap 60 hari untuk menggabungkan wisata dengan pertemuan bisnis singkat atau inspeksi properti. Kembalinya kebijakan bebas visa 30 hari (atau lebih singkat) akan memaksa para pelancong tersebut mengajukan visa turis atau visa bisnis multi-kunjungan sebelumnya, yang menambah biaya dan waktu persiapan. Operator tur khawatir pemendekan masa tinggal yang diizinkan bersamaan dengan dimulainya kembali penerbangan charter dari kota-kota tingkat dua di China dapat menurunkan permintaan. Asosiasi industri sedang melobi agar ada kompromi—mempertahankan masa tinggal 60 hari untuk pasar utama seperti China dan Rusia sambil memperketat pemeriksaan untuk asal berisiko tinggi. Jika disetujui, perubahan kebijakan ini akan berlaku setelah musim puncak musim panas. Perusahaan yang mengorganisir perjalanan insentif atau acara MICE di Thailand disarankan untuk mengamankan program musim gugur sekarang dan memantau pembahasan Kabinet terkait tanggal efektif dan aturan transisi.
Sumber: Khaosod English

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×