
Mulai hari ini, 1 Mei 2026, setiap warga negara asing yang mengajukan visa Prancis, kartu tinggal, atau naturalisasi akan menghadapi biaya pemerintah yang jauh lebih tinggi. Sebuah keputusan menteri yang diterbitkan pada akhir 30 April menerapkan kenaikan yang tercantum dalam Undang-Undang Keuangan 2026, menaikkan biaya cap fiskal standar untuk kartu tinggal multi-tahun pertama dari €225 menjadi €350 dan biaya validasi visa tinggal jangka panjang dari €200 menjadi €300. Bahkan kategori dengan tarif diskon mengalami kenaikan tajam: perpanjangan visa pelajar dan pekerja musiman naik dari €75 menjadi €100, sementara biaya tambahan untuk ‘visa de régularisation’—yang diperlukan untuk melegalkan keberadaan overstayer—naik menjadi €300, dengan €100 di antaranya tidak dapat dikembalikan. Pejabat kementerian dalam negeri membenarkan langkah ini dengan alasan “pemulihan biaya penuh” dan meningkatnya biaya kartu biometrik serta sistem anti-penipuan. Pengacara imigrasi berpendapat bahwa Prancis kini menjadi salah satu tujuan termahal di Eropa untuk memperoleh status, melampaui Jerman dan Belanda serta mendekati Inggris. Perusahaan yang menanggung biaya pemerintah dalam kebijakan mobilitas global mereka menghadapi lonjakan anggaran penugasan sebesar 50-60% per karyawan. Bagi tim talenta, waktu sangat krusial: aplikasi yang dibayar sebelum tengah malam 30 April diproses dengan tarif lama; setiap berkas yang diajukan atau divalidasi hari ini akan otomatis dikenakan biaya tambahan melalui portal France-Visas atau ANEF. Penasihat teknis memperingatkan kemungkinan gangguan antarmuka pembayaran minggu ini saat sistem back-office menyesuaikan daftar harga baru, jadi para pelancong dengan keberangkatan mendesak disarankan mencetak bukti pembayaran untuk berjaga-jaga saat pemeriksaan di bandara. Secara praktis, kenaikan ini paling dirasakan oleh startup yang merekrut melalui French Tech Visa dan perusahaan multinasional besar dengan siklus perpanjangan rutin setiap musim semi. Manajer mobilitas sudah meninjau ulang model proyeksi biaya dan menambahkan cadangan biaya untuk 2026-27. Beberapa perusahaan mempercepat transisi ke status Kartu Biru UE—yang biayanya sama namun berlaku selama empat tahun—untuk mengurangi beban biaya awal. Ada juga yang mempertimbangkan memindahkan program rotasi lulusan ke yurisdiksi dengan biaya lebih rendah seperti Portugal. Pemerintah memberi sinyal tidak akan ada kenaikan lagi sebelum 2028, namun belum menutup kemungkinan menyesuaikan biaya dengan inflasi. Sementara itu, departemen SDM disarankan memperbarui template anggaran, memberi pengarahan kepada staf yang pindah terkait biaya baru, dan memastikan paket Surat Penugasan mencerminkan realitas fiskal yang baru.
Sumber: The Connexion