
Kedutaan Besar India di Abu Dhabi telah memberikan kontrak tiga tahun untuk layanan paspor, visa, dan Overseas Citizen of India (OCI) kepada Alhind Tours & Travels yang berbasis di Kerala, mengakhiri masa kerja BLS International selama 15 tahun di UAE. Pengumuman resmi yang dirilis pada 30 April malam menyatakan bahwa pergantian ini akan berlaku mulai 1 Juli 2026 dan mencakup semua pusat aplikasi di Abu Dhabi, Dubai, dan Sharjah. Bagi diaspora India yang berjumlah 4,3 juta orang, perubahan ini berarti portal janji baru, jadwal biaya, dan titik pengambilan yang berbeda. Transisi besar seperti ini biasanya memicu penumpukan awal; manajer mobilitas disarankan untuk mengingatkan karyawan agar memperbarui paspor atau memesan slot visa jauh sebelum batas waktu akhir Juni. Keputusan ini mengikuti larangan dari Kementerian Luar Negeri pada 2025 yang melarang BLS International mengikuti tender pemerintah India baru setelah adanya keluhan terkait kualitas layanan dan pelanggaran keamanan data. Analis industri menyebutkan bahwa kehilangan kontrak di UAE bisa merugikan BLS hingga ₹200 crore dalam pendapatan tahunan dan mungkin mendorong misi lain untuk meninjau kontrak mereka. Departemen HR yang memindahkan staf ke Teluk harus memantau daftar periksa terbaru setelah Alhind menerbitkan prosedur operasi standar dan sistem pembayaran digitalnya.
Sumber: The Economic Times