1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Ahli Hukum Jerman Peringatkan Aturan Suaka Baru UE Bisa Mengabaikan Pengungsi Rentan

Ahli Hukum Jerman Peringatkan Aturan Suaka Baru UE Bisa Mengabaikan Pengungsi Rentan

Jun 1, 2026
·
Ahli Hukum Jerman Peringatkan Aturan Suaka Baru UE Bisa Mengabaikan Pengungsi Rentan
Dengan diberlakukannya Sistem Suaka Eropa Bersama (CEAS) yang telah direvisi pada 12 Juni, pengacara migrasi Jerman Claire Deery mengingatkan tentang konsekuensi tak terduga bagi para pencari perlindungan. Dalam wawancara yang diterbitkan pada 31 Mei oleh portal berita gereja Evangelisch.de, pengacara yang berbasis di Göttingen ini berpendapat bahwa prosedur perbatasan yang dipercepat dalam reformasi tersebut berisiko mengirim para calon pengungsi kembali ke negara-negara yang dianggap ‘aman’ tanpa proses pemeriksaan individu. Deery mencontohkan warga Bangladesh sebagai kasus uji: “Jika tingkat pengakuan Bangladesh secara statistik rendah, seorang pria yang melarikan diri dari kekerasan politik bisa saja ditolak dalam hitungan hari hanya karena negaranya masuk daftar hijau,” ujarnya. Anak-anak yang tidak didampingi bisa salah diklasifikasikan sebagai dewasa, sementara korban perdagangan manusia yang mengalami trauma bisa kehilangan batas waktu banding yang ketat dalam rezim baru ini. Kekhawatirannya muncul saat Kantor Federal Jerman untuk Migrasi dan Pengungsi (BAMF) sudah mencatat tingkat penolakan sebesar 80 persen, dengan pengadilan hanya membatalkan 15 persen penolakan—tren yang dikhawatirkan pengacara ini akan memburuk ketika kasus-kasus dialihkan ke limbo hukum di perbatasan luar Eropa. Pemerintah Federal menegaskan bahwa ‘kelompok rentan’ akan diproses cepat untuk perlindungan, namun Deery mencatat belum ada pusat penerimaan yang dibangun dan banyak negara UE kekurangan staf untuk memproses skrining biometrik dan wawancara keamanan dalam batas waktu yang ditentukan. Bagi pengusaha dan manajer relokasi, taruhannya lebih dari sekadar kemanusiaan. Undang-Undang Imigrasi Terampil Jerman memungkinkan pengungsi yang diakui untuk cepat masuk ke jalur magang dan pekerjaan yang kekurangan tenaga, tetapi hanya jika status mereka jelas sejak awal. “Jika pencari suaka diputar-putar di UE selama berbulan-bulan, mereka kehilangan kursus bahasa, kelas integrasi, dan tawaran pekerjaan,” peringat Deery. Departemen SDM harus mengantisipasi waktu tunggu yang lebih lama saat merekrut kandidat yang masih dalam limbo suaka dan menganggarkan bantuan hukum jika diperlukan. Perdebatan ini diperkirakan akan memanas di Bundestag setelah anggota parlemen kembali dari masa istirahat Whitsun. Partai oposisi dari kiri dan kanan sudah menyusun amandemen—baik untuk memperketat daftar negara aman atau menjamin pendampingan hukum di fasilitas perbatasan. Profesional mobilitas sebaiknya memantau kalender parlemen; perubahan mendadak bisa memengaruhi waktu pemrosesan izin tinggal dan hak reunifikasi keluarga hingga tahun 2027.
Sumber: Evangelisch.de

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×