1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Inggris
  4. /
  5. Survei Baru Tunjukkan Mayoritas Warga Inggris Siap Mengembalikan Kebebasan Bergerak di Uni Eropa

Survei Baru Tunjukkan Mayoritas Warga Inggris Siap Mengembalikan Kebebasan Bergerak di Uni Eropa

Jun 23, 2026
·
Survei Baru Tunjukkan Mayoritas Warga Inggris Siap Mengembalikan Kebebasan Bergerak di Uni Eropa
Sepuluh tahun setelah referendum 2016, survei terbaru dari European Council on Foreign Relations (ECFR) menunjukkan bahwa opini mayoritas warga Inggris kini condong kuat untuk membangun kembali hubungan mobilitas dengan benua Eropa. Menurut jajak pendapat yang dipublikasikan Le Monde pada 22 Juni, dua pertiga responden kini mendukung kembalinya kebebasan bergerak bagi pekerja, wisatawan, dan pelajar antara Inggris dan Uni Eropa. Kelelahan akibat Brexit, kekurangan tenaga kerja yang terus berlanjut, serta biaya administratif dari sistem visa pasca-Brexit menjadi faktor pendorong perubahan ini. Survei tersebut menemukan bahwa 66% pemilih menyalahkan Brexit atas kenaikan biaya hidup, sementara 56% mengatakan pengawasan perbatasan yang lebih ketat gagal menekan migrasi ilegal. Kelompok bisnis juga mengungkapkan hal serupa: sektor perhotelan dan pertanian musiman melaporkan tingkat kekosongan pekerjaan di atas 15%, memaksa pengusaha membayar biaya sponsor visa Skilled Worker yang tinggi atau membatalkan rencana ekspansi. Mengembalikan mobilitas ini memerlukan negosiasi ulang Perjanjian Perdagangan dan Kerjasama serta, yang paling penting, kesepakatan hak timbal balik dengan semua 27 negara anggota Uni Eropa. Meskipun belum ada partai politik Inggris yang mengusulkan keanggotaan penuh di Uni Eropa, para analis mencatat bahwa skema mobilitas khusus untuk pemuda, pengakuan bersama kualifikasi profesional, dan perluasan visa bisnis jangka pendek bisa menjadi langkah awal. Para pemimpin Eropa pun menunjukkan sikap terbuka; Parlemen Eropa bulan lalu mendukung resolusi yang menyerukan “fasilitasi visa pragmatis dengan Inggris di sektor-sektor yang saling menguntungkan”. Bagi perusahaan multinasional, hasil survei ini menjadi indikasi awal bahwa pemerintah manapun yang terbentuk dari gejolak politik Westminster saat ini (lihat artikel 2) akan menghadapi tekanan meningkat untuk melonggarkan sistem imigrasi berbasis poin di Inggris. Oleh karena itu, perusahaan disarankan memantau konsultasi Kementerian Dalam Negeri yang dijadwalkan musim gugur ini dan meninjau anggaran mobilitas global mereka: biaya sponsor, kewajiban Immigration Health Surcharge, dan proses hak kerja bisa berubah jika kesepakatan mobilitas ini mendapat dukungan politik.
Sumber: Le Monde (English edition)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×