
Kantor Paspor HM merilis dataset ‘transparansi biaya’ setengah tahunan pada 8 Juli, yang merinci bagaimana biaya £88,50 untuk paspor dewasa standar 34 halaman dialokasikan. Data menunjukkan bahwa 46% dari biaya digunakan untuk pemrosesan langsung, 19% untuk dukungan konsuler bagi warga Inggris di luar negeri, dan 8% untuk penyusutan infrastruktur TI, sementara sisanya dibagi antara biaya keamanan perbatasan dan biaya modal. Publikasi ini muncul saat anggota parlemen bersiap untuk pembacaan kedua RUU Imigrasi dan Suaka, yang memuat ketentuan memungkinkan menteri menyesuaikan biaya paspor melalui peraturan sekunder. Kelompok konsumen berpendapat bahwa layanan paspor secara efektif mensubsidi fungsi lain di Home Office dan menyerukan pembekuan biaya menjelang lonjakan musim panas. Bagi perusahaan yang mengelola populasi ekspatriat besar, data ini memberikan wawasan mengapa layanan ekspres ‘Fast Track’ dan ‘Premium’—yang sering digunakan untuk penugasan mendadak—mengenakan biaya tambahan besar (£193,50 dan £223). Departemen SDM yang menganggarkan relokasi keluarga sebaiknya mempertimbangkan rincian baru ini, terutama sejak visa fisik dihentikan pada 1 Juli dan pelancong harus memastikan paspor tetap berlaku untuk mengaitkan dengan eVisa mereka. Home Office menegaskan operasi paspor dijalankan berdasarkan prinsip pemulihan biaya dan menunjukkan bahwa biaya masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara sejenis. Namun, Komite Akun Publik Dewan Rakyat telah menjadwalkan sidang pada 15 Juli untuk menyelidiki apakah alokasi biaya overhead “masuk akal dan transparan.”
Sumber: HM Passport Office (GOV.UK)