
Keluarga yang tiba di Inggris untuk liburan musim panas disambut dengan antrean yang lebih pendek pada 8 Juli setelah Kementerian Dalam Negeri menurunkan batas usia minimum penggunaan gerbang paspor otomatis e-Gates dari 10 menjadi 8 tahun. Mulai hari ini, anak-anak yang didampingi berusia delapan atau sembilan tahun dengan tinggi minimal 120 cm dapat menggunakan 290 gerbang pengenalan wajah yang tersebar di 13 bandara di Inggris serta beberapa pos perbatasan gabungan di Prancis dan Belgia. Para menteri memperkirakan langkah ini akan membuat 1,5 juta penumpang muda tambahan memenuhi syarat untuk menggunakan jalur biometrik yang lebih cepat dalam 12 bulan ke depan.
Perubahan ini merupakan langkah terbaru dalam program multi-tahun untuk menciptakan perbatasan “tanpa kontak” yang mengandalkan izin perjalanan digital (eVisa dan Otorisasi Perjalanan Elektronik yang akan datang) serta pemeriksaan identitas otomatis. e-Gates biasanya memproses penumpang dalam 30–45 detik, dibandingkan dengan beberapa menit di loket yang dijaga petugas. Dengan memperluas akses ke anak-anak yang lebih muda, Border Force berharap dapat mengurangi kemacetan di Heathrow, Gatwick, dan Manchester selama puncak liburan sekolah, sehingga petugas dapat lebih fokus pada penumpang dengan risiko tinggi.
Menteri Keamanan Perbatasan dan Suaka, Alex Norris, mengatakan penurunan usia ini akan “mempermudah perjalanan bagi keluarga dengan anak kecil dan mengurangi kerepotan setelah liburan,” sambil tetap menjaga keamanan melalui syarat tinggi badan dan pendampingan. Maskapai dan bandara menyambut baik perubahan ini; Bandara Heathrow menyebutnya sebagai “penyesuaian sederhana yang akan mengurangi waktu antrean secara signifikan pada hari-hari tersibuk kami.” Manajer perjalanan bisnis juga diuntungkan. Para pelancong korporat yang sering bepergian bersama keluarga dalam perjalanan campuran “bleisure” akan mendapatkan proses yang lebih cepat, mengurangi risiko kehilangan koneksi kereta atau penerbangan domestik serta meningkatkan skor tanggung jawab perusahaan.
Maskapai diingatkan untuk memberi pengarahan kepada staf darat agar anak-anak yang memenuhi syarat diarahkan ke jalur yang tepat dan terus memeriksa bahwa penumpang yang memerlukan ETA atau eVisa telah memilikinya sebelum naik pesawat. Ke depan, Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi bahwa uji coba perbatasan tanpa kontak sepenuhnya—di mana wajah penumpang menjadi paspor mereka—akan dimulai akhir tahun ini. Para pelancong juga disarankan untuk membiasakan diri dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa sebelum melakukan perjalanan wisata atau bisnis ke daratan Eropa, karena pendaftaran pertama kali mungkin menambah waktu pada perjalanan pulang.
Perubahan ini merupakan langkah terbaru dalam program multi-tahun untuk menciptakan perbatasan “tanpa kontak” yang mengandalkan izin perjalanan digital (eVisa dan Otorisasi Perjalanan Elektronik yang akan datang) serta pemeriksaan identitas otomatis. e-Gates biasanya memproses penumpang dalam 30–45 detik, dibandingkan dengan beberapa menit di loket yang dijaga petugas. Dengan memperluas akses ke anak-anak yang lebih muda, Border Force berharap dapat mengurangi kemacetan di Heathrow, Gatwick, dan Manchester selama puncak liburan sekolah, sehingga petugas dapat lebih fokus pada penumpang dengan risiko tinggi.
Menteri Keamanan Perbatasan dan Suaka, Alex Norris, mengatakan penurunan usia ini akan “mempermudah perjalanan bagi keluarga dengan anak kecil dan mengurangi kerepotan setelah liburan,” sambil tetap menjaga keamanan melalui syarat tinggi badan dan pendampingan. Maskapai dan bandara menyambut baik perubahan ini; Bandara Heathrow menyebutnya sebagai “penyesuaian sederhana yang akan mengurangi waktu antrean secara signifikan pada hari-hari tersibuk kami.” Manajer perjalanan bisnis juga diuntungkan. Para pelancong korporat yang sering bepergian bersama keluarga dalam perjalanan campuran “bleisure” akan mendapatkan proses yang lebih cepat, mengurangi risiko kehilangan koneksi kereta atau penerbangan domestik serta meningkatkan skor tanggung jawab perusahaan.
Maskapai diingatkan untuk memberi pengarahan kepada staf darat agar anak-anak yang memenuhi syarat diarahkan ke jalur yang tepat dan terus memeriksa bahwa penumpang yang memerlukan ETA atau eVisa telah memilikinya sebelum naik pesawat. Ke depan, Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi bahwa uji coba perbatasan tanpa kontak sepenuhnya—di mana wajah penumpang menjadi paspor mereka—akan dimulai akhir tahun ini. Para pelancong juga disarankan untuk membiasakan diri dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa sebelum melakukan perjalanan wisata atau bisnis ke daratan Eropa, karena pendaftaran pertama kali mungkin menambah waktu pada perjalanan pulang.
Sumber: Home Office