1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Mahkamah Konstitusi Jerman Hentikan Pencabutan Massal Visa Pemukiman Kembali Warga Afghanistan

Mahkamah Konstitusi Jerman Hentikan Pencabutan Massal Visa Pemukiman Kembali Warga Afghanistan

Jul 25, 2026
·
Mahkamah Konstitusi Jerman Hentikan Pencabutan Massal Visa Pemukiman Kembali Warga Afghanistan
Mahkamah Konstitusi Federal Jerman mengeluarkan putusan penting pada 24 Juli 2026 yang memperkuat kepastian hukum terkait penerimaan kemanusiaan. Para hakim memutuskan bahwa Kementerian Dalam Negeri bertindak inkonstitusional ketika, pada Desember 2025, membatalkan sekitar 640 janji visa yang telah diberikan kepada warga Afghanistan yang sangat rentan setelah pengambilalihan Taliban. Mahkamah menilai pembatalan massal tersebut sebagai “tindakan negara yang sewenang-wenang” karena pejabat gagal mempertimbangkan kondisi individu dari mereka yang terdampak. Kasus ini diajukan oleh seorang ibu Afghanistan dan dua putranya yang dijanjikan perlindungan berdasarkan “daftar hak asasi manusia” tahun 2021. Dengan mendukung keluarga tersebut, Mahkamah menegaskan bahwa setelah Jerman mengeluarkan komitmen penerimaan yang konkret, janji itu tidak bisa dibatalkan secara massal; setiap pembatalan harus mempertimbangkan situasi masing-masing pemohon dan kewajiban konstitusional Jerman untuk melindungi martabat manusia. Meskipun putusan ini tidak memaksa pemerintah untuk menerima pengadu, otoritas diwajibkan untuk meninjau ulang setiap kasus yang dibatalkan secara individual dan melanjutkan dukungan hidup bagi mereka yang terdampar di luar negeri sampai keputusan yang sah dibuat. Secara politik, putusan ini menjadi kemunduran bagi sikap keras Kanselir Friedrich Merz terhadap migrasi, yang diperkenalkan di tengah tekanan publik terkait kedatangan tidak teratur. Kementerian Dalam Negeri kini harus memilih antara membuka kembali program penerimaan hak asasi manusia atau menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk penilaian ulang per kasus yang bisa kembali dipersoalkan di pengadilan. Organisasi hak asasi manusia menyambut baik hasil ini, menyebutnya sebagai “kemenangan bagi hak fundamental” dan pengingat bahwa kemudahan administratif tidak boleh mengalahkan perlindungan konstitusional. Bagi perusahaan yang menjalankan program mobilitas global, putusan ini menegaskan komitmen Jerman terhadap supremasi hukum dalam urusan imigrasi. Pemberi kerja yang membantu pekerja Afghanistan atau tanggungan mereka kini memiliki dasar yang lebih jelas untuk berargumen bahwa janji pemerintah — misalnya dalam jalur kemanusiaan atau berbasis keterampilan — tidak bisa dibatalkan tanpa proses yang benar. Konsultan imigrasi menyarankan pekerja terdampak untuk menyimpan dokumentasi janji penerimaan dan bersiap menghadapi pemeriksaan keamanan ulang secara per kasus. Secara praktis, keputusan ini mungkin memperlambat waktu pemrosesan di konsulat Jerman di Islamabad dan tempat lain, karena pejabat harus meninjau ratusan berkas kembali. Manajer mobilitas global disarankan untuk menambah waktu persiapan dalam perencanaan penugasan bagi warga Afghanistan dan memantau arahan lebih lanjut dari Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Luar Negeri Federal.
Sumber: Reuters (via Internazionale)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×