
Penumpang yang terbang dari Bandara Cologne/Bonn (CGN) disarankan untuk datang lebih awal pada 15 September setelah bandara memperingatkan adanya “waktu tunggu yang signifikan” di pemeriksaan keamanan. Menurut pengumuman yang disampaikan oleh dpa dan diterbitkan oleh Die Zeit, kontraktor keamanan swasta tidak dapat menyediakan jumlah petugas pemeriksa yang dipesan untuk shift pagi, sehingga beberapa jalur di Terminal 1 terpaksa ditutup. Foto-foto yang dibagikan di platform sosial X menunjukkan antrean panjang yang membentang ratusan meter di aula check-in. Pihak bandara membagikan air mineral dan berkoordinasi dengan maskapai untuk memperpanjang waktu buka gerbang keberangkatan. Hingga tengah hari, tidak ada penerbangan yang dibatalkan, namun beberapa keberangkatan Eurowings dan Ryanair mengalami keterlambatan kecil karena menunggu penumpang yang datang terlambat. Bagi perusahaan yang berbasis di Jerman dan menggunakan Cologne/Bonn sebagai alternatif biaya rendah dibanding Düsseldorf, gangguan ini menjadi pengingat bahwa kekurangan tenaga kerja di sektor keamanan penerbangan pasca pandemi masih berlanjut. Perusahaan yang mengatur perjalanan kelompok atau rotasi karyawan melalui CGN disarankan menyediakan waktu minimal 60–90 menit untuk pemeriksaan keamanan pada pagi hari yang sibuk dan mempertimbangkan pembelian layanan fast-track jika tersedia. Kementerian Dalam Negeri federal sedang mendorong aplikasi manajemen antrean digital nasional yang memungkinkan penumpang memesan slot waktu pemeriksaan keamanan, namun implementasinya masih belum merata. Cologne/Bonn berencana menguji coba sistem ini akhir tahun ini, yang diharapkan dapat mengurangi insiden serupa menjelang lonjakan perjalanan Natal yang padat.
Sumber: Die Zeit / dpa