1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Australia melarang sebagian besar tanggungan pelajar dalam perubahan besar-besaran sistem visa

Australia melarang sebagian besar tanggungan pelajar dalam perubahan besar-besaran sistem visa

Sep 18, 2026
·
Australia melarang sebagian besar tanggungan pelajar dalam perubahan besar-besaran sistem visa
Australia telah mengambil langkah tegas dalam perubahan terbesar pada sistem visa pelajar dalam dua dekade terakhir. Dalam paket reformasi sepanjang 124 halaman yang dirilis pada 17 September malam, Menteri Dalam Negeri Tony Burke mengonfirmasi bahwa, mulai sekarang, hanya kandidat PhD dan master riset yang diperbolehkan membawa pasangan atau anak dengan visa sekunder (sub-kelas 500). Mahasiswa program reguler—termasuk puluhan ribu pelajar asal India yang terdaftar di program STEM dan bisnis—harus bepergian sendiri kecuali ada alasan kemanusiaan yang sangat mendesak. Kebijakan ini merupakan bagian dari reset migrasi yang lebih luas dengan target menurunkan migrasi bersih dari luar negeri menjadi 225.000 pada tahun 2028 dan menghapus praktik “visa-hopping”, di mana penduduk sementara berpindah-pindah kategori visa untuk memperpanjang masa tinggal.

Pemerintah Canberra juga akan memperketat persyaratan Mahasiswa Asli, menaikkan ambang batas kapasitas keuangan, serta memberikan kekuatan baru kepada Border Force untuk menahan dan mengeluarkan orang yang melebihi masa tinggal visa sementara. Kelompok bisnis dan pertambangan menyambut baik tindakan tegas terhadap aliran migrasi “berkualitas rendah”, namun universitas memperingatkan bahwa aturan yang tidak ramah keluarga ini berisiko menghalangi pelajar India berkaliber tinggi yang sudah menghadapi keterlambatan proses dan kenaikan biaya sewa yang drastis di Sydney dan Melbourne.

Australia melarang sebagian besar tanggungan pelajar dalam perubahan besar-besaran sistem visa


Bagi pelamar asal India, dampak langsungnya dua arah. Pertama, anggaran keluarga menjadi lebih mahal karena pasangan tidak lagi bisa bekerja dengan jam kerja tanpa batas di Australia. Kedua, calon mahasiswa dari kota-kota Tier-2 dan Tier-3—yang biasanya bepergian bersama tanggungan—mungkin beralih ke Kanada, Inggris, atau Jerman, sehingga mengikis pangsa pasar Australia yang sangat kompetitif. Konsultan IDP Education memperkirakan pendaftaran pelajar India menghasilkan pengeluaran langsung sebesar A$6,2 miliar tahun lalu; bahkan penurunan 10 persen bisa menghapus A$620 juta dari ekspor Australia. Perusahaan yang mengandalkan lulusan India yang terlatih di Australia harus meninjau kembali jalur perekrutan talenta mereka.

Konsultan imigrasi menyarankan agar segera mengamankan visa tanggungan yang sudah diajukan, menyiapkan bukti keuangan lebih awal, dan mengeksplorasi visa Keterampilan yang Dibutuhkan baru (pengganti visa Kekurangan Keterampilan Sementara) bagi pasangan yang masih ingin bergabung setelah pasangannya menyelesaikan enam bulan studi. Agen pendidikan memperkirakan lonjakan aplikasi status tunggal sebelum penerimaan universitas pada Februari 2027.

Dalam jangka panjang, reformasi ini menegaskan pergeseran global menuju mobilitas berbasis keterampilan saja. Dari pembatasan diploma Level-7 di Selandia Baru hingga larangan tanggungan bagi sebagian besar mahasiswa pascasarjana di Inggris, negara-negara tuan rumah sedang menyesuaikan jalur pelajar menjadi visa kerja semi permanen. Perusahaan India yang mengirim karyawan untuk MBA eksekutif atau kursus vokasi singkat di Australia sebaiknya memantau konsesi bagi pemohon sekunder yang dijanjikan pemerintah akan ditinjau kembali dalam 12 bulan ke depan.
Sumber: The Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×