
Administrasi Imigrasi Nasional (NIA) mengumumkan paket kebijakan komprehensif berisi 10 poin pada 6 November yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah mobilitas lintas batas bagi pengunjung asing maupun penduduk daratan utama. Perubahan utama adalah peluncuran nasional Talent Exit-Endorsement—sebelumnya hanya berlaku di Beijing, Shanghai, dan Kawasan Teluk Besar—yang memungkinkan para profesional berkeahlian tinggi di bidang R&D, kesehatan, hukum, dan lainnya untuk melakukan perjalanan berulang ke Hong Kong atau Makau selama lima tahun, dengan masa tinggal maksimal 30 hari per kunjungan.
Dengan memperluas skema ini ke seluruh Delta Sungai Yangtze, koridor Beijing-Tianjin-Hebei, dan setiap Zona Perdagangan Bebas, Beijing menegaskan bahwa perputaran talenta kini menjadi fokus utama dalam agenda pembangunan berkualitas tinggi.
Pengumuman ini juga menyederhanakan proses pengajuan izin kunjungan keluarga bagi warga daratan yang memiliki kerabat di Taiwan. Mulai minggu ini, pemohon dapat mengajukan di kantor keluar-masuk tingkat kabupaten mana saja—tidak lagi terbatas pada lokasi hukou (pendaftaran rumah tangga) mereka. Perubahan ini menghilangkan perjalanan pulang-pergi yang panjang dan diperkirakan akan mempercepat proses menjadi kurang dari tujuh hari kerja, menurut pejabat terkait.
Teknologi memegang peranan penting. Gerbang elektronik dengan teknologi pengenalan wajah yang pertama kali diperkenalkan di pelabuhan Shenzhen Bay dan Zhuhai Gongbei akan dipasang di 15 bandara, terminal feri, dan pos lintas darat tambahan, termasuk Shanghai Hongqiao, Guangzhou Pazhou, dan beberapa pos pemeriksaan di Shenzhen. Penduduk daratan, penduduk tetap Hong Kong/Makau, dan warga Taiwan yang memilih ikut dapat melewati imigrasi dalam waktu kurang dari 20 detik—sangat penting bagi para komuter dan pelaku bisnis yang melakukan perjalanan dalam hari yang sama.
Pusat inovasi mendapat fasilitas khusus. Di Zona Kerja Sama Ilmu Pengetahuan & Teknologi Hetao Shenzhen-Hong Kong, peneliti daratan kini dapat memperoleh izin talenta multiple-entry selama tiga tahun tanpa harus menunjukkan sertifikat talenta terpisah, sementara startup dibebaskan dari persyaratan bukti pembayaran pajak saat mengajukan izin kunjungan bisnis ke Hong Kong/Makau. Para pengamat menilai langkah ini sejalan dengan tujuan Beijing menjadikan Hetao sebagai “Silicon Valley Kawasan Teluk Besar” dan mendorong perjalanan satu jam dari pintu ke pintu antara laboratorium di kedua sisi perbatasan.
Bagi perusahaan multinasional, rencana 10 poin ini berarti waktu tunggu lebih singkat untuk penugasan proyek, kemudahan lintas batas bagi tim R&D, dan perjalanan yang lebih terprediksi bagi ekspatriat yang berbasis di China dengan keluarga di Hong Kong atau Taiwan. Perusahaan disarankan segera meninjau ulang alur persetujuan perjalanan internal mereka: setelah kantor PSB lokal menerapkan aturan baru, permintaan slot endorsement diperkirakan akan melonjak.
Dengan memperluas skema ini ke seluruh Delta Sungai Yangtze, koridor Beijing-Tianjin-Hebei, dan setiap Zona Perdagangan Bebas, Beijing menegaskan bahwa perputaran talenta kini menjadi fokus utama dalam agenda pembangunan berkualitas tinggi.
Pengumuman ini juga menyederhanakan proses pengajuan izin kunjungan keluarga bagi warga daratan yang memiliki kerabat di Taiwan. Mulai minggu ini, pemohon dapat mengajukan di kantor keluar-masuk tingkat kabupaten mana saja—tidak lagi terbatas pada lokasi hukou (pendaftaran rumah tangga) mereka. Perubahan ini menghilangkan perjalanan pulang-pergi yang panjang dan diperkirakan akan mempercepat proses menjadi kurang dari tujuh hari kerja, menurut pejabat terkait.
Teknologi memegang peranan penting. Gerbang elektronik dengan teknologi pengenalan wajah yang pertama kali diperkenalkan di pelabuhan Shenzhen Bay dan Zhuhai Gongbei akan dipasang di 15 bandara, terminal feri, dan pos lintas darat tambahan, termasuk Shanghai Hongqiao, Guangzhou Pazhou, dan beberapa pos pemeriksaan di Shenzhen. Penduduk daratan, penduduk tetap Hong Kong/Makau, dan warga Taiwan yang memilih ikut dapat melewati imigrasi dalam waktu kurang dari 20 detik—sangat penting bagi para komuter dan pelaku bisnis yang melakukan perjalanan dalam hari yang sama.
Pusat inovasi mendapat fasilitas khusus. Di Zona Kerja Sama Ilmu Pengetahuan & Teknologi Hetao Shenzhen-Hong Kong, peneliti daratan kini dapat memperoleh izin talenta multiple-entry selama tiga tahun tanpa harus menunjukkan sertifikat talenta terpisah, sementara startup dibebaskan dari persyaratan bukti pembayaran pajak saat mengajukan izin kunjungan bisnis ke Hong Kong/Makau. Para pengamat menilai langkah ini sejalan dengan tujuan Beijing menjadikan Hetao sebagai “Silicon Valley Kawasan Teluk Besar” dan mendorong perjalanan satu jam dari pintu ke pintu antara laboratorium di kedua sisi perbatasan.
Bagi perusahaan multinasional, rencana 10 poin ini berarti waktu tunggu lebih singkat untuk penugasan proyek, kemudahan lintas batas bagi tim R&D, dan perjalanan yang lebih terprediksi bagi ekspatriat yang berbasis di China dengan keluarga di Hong Kong atau Taiwan. Perusahaan disarankan segera meninjau ulang alur persetujuan perjalanan internal mereka: setelah kantor PSB lokal menerapkan aturan baru, permintaan slot endorsement diperkirakan akan melonjak.