1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Siprus
  4. /
  5. Siprus Dapat Dukungan Uni Eropa untuk Bergabung dengan Zona Schengen pada 2026

Siprus Dapat Dukungan Uni Eropa untuk Bergabung dengan Zona Schengen pada 2026

Nov 21, 2025
·
Siprus Dapat Dukungan Uni Eropa untuk Bergabung dengan Zona Schengen pada 2026
Siprus semakin dekat untuk bergabung dengan Wilayah Schengen bebas paspor di Eropa setelah Wakil Menteri Migrasi dan Perlindungan Internasional, Nicholas Ioannides, bertemu dengan Komisaris Urusan Dalam Negeri Uni Eropa, Magnus Brunner, di Brussel pada 19 November. Dalam konferensi pers keesokan paginya (20 November), Ioannides mengonfirmasi bahwa Republik Siprus telah menyelesaikan semua persiapan teknis yang diperlukan untuk terhubung dengan aturan Schengen, termasuk penerapan penuh Sistem Informasi Visa Uni Eropa, sistem biometrik masuk/keluar di bandara dan pelabuhan, serta pembaruan basis data kepolisian.

Misi evaluasi dari Komisi dijadwalkan pada awal 2025. Jika tim inspeksi memberikan persetujuan, proses akan berlanjut ke tingkat politik di mana diperlukan kesepakatan bulat dari 29 anggota Schengen saat ini.

Siprus Dapat Dukungan Uni Eropa untuk Bergabung dengan Zona Schengen pada 2026


Bagi manajer mobilitas korporat, perkembangan ini sangat penting. Saat ini, hampir setiap pelancong yang masuk atau keluar dari Siprus—baik warga negara UE maupun pemegang visa negara ketiga—harus melewati pemeriksaan paspor manual. Bergabung dengan Schengen akan menghapus kontrol perbatasan sistematis pada penerbangan dan feri antara Siprus dan wilayah Schengen lainnya, mempercepat waktu koneksi di hub seperti Frankfurt, Paris-CDG, dan Athena, serta memudahkan perusahaan menjadwalkan perjalanan pulang-pergi dalam hari yang sama ke dan dari pulau tersebut.

Ioannides mengakui masih ada kekhawatiran dari beberapa negara anggota terkait skandal “paspor emas” Siprus di masa lalu dan posisinya yang strategis di jalur migrasi Mediterania timur. Ia menyatakan bahwa Nicosia sudah melakukan “dialog bilateral terbuka” untuk meyakinkan mitra tentang keamanan perbatasan, perlindungan data, dan langkah-langkah pencegahan pencucian uang. Ia juga menegaskan bahwa keanggotaan Schengen tidak akan mengubah status hukum Garis Hijau yang diawasi PBB dan membagi pulau tersebut; para pelancong akan tetap diproses sesuai dengan Peraturan Garis Hijau yang berlaku.

Keanggotaan Schengen diperkirakan akan bertepatan dengan masa kepresidenan bergilir Siprus di Dewan Uni Eropa pada paruh pertama 2026—waktu yang diharapkan para pejabat dapat memberikan dorongan politik tambahan. Perusahaan yang memiliki kantor pusat regional di Limassol dan Nicosia sudah mulai menilai dampaknya terhadap kebijakan perjalanan staf, prosedur tanggung jawab perusahaan, dan kebutuhan memperbarui alat pemesanan perjalanan agar sesuai dengan kalkulator masa tinggal 90/180 hari Schengen bagi pekerja non-UE. Jika berhasil, Siprus akan menjadi anggota Schengen baru pertama sejak Kroasia bergabung pada 2023, melengkapi perluasan zona bebas paspor ke wilayah tenggara Uni Eropa.
Sumber: Cyprus Business News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Siprus.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×