
Administrasi Imigrasi Nasional China (NIA) telah meluncurkan sistem nasional yang memungkinkan pengunjung asing mengisi “Kartu Kedatangan” secara online sepenuhnya, tanpa perlu menulis tangan di pesawat atau di perbatasan. Mulai pukul 00:00 tanggal 20 November 2025, para pelancong dapat mengisi data pribadi dan perjalanan melalui situs web NIA, aplikasi mobile 12367, atau mini-program WeChat/Alipay, lalu menerima kode QR yang berlaku selama 24 jam. Petugas imigrasi hanya perlu memindai kode tersebut saat kedatangan, sehingga proses pengisian formulir yang biasanya memakan waktu dua hingga delapan menit bisa dipangkas menjadi beberapa detik saja.
Kartu digital ini merupakan salah satu dari sepuluh langkah baru layanan imigrasi yang menurut NIA bertujuan “mendukung tingkat keterbukaan yang lebih tinggi dan pengembangan berkualitas.” Langkah lain termasuk akses e-channel yang lebih luas dan izin talenta untuk profesional lintas batas, namun kartu online ini diperkirakan memberikan dampak paling langsung karena wajib diisi oleh semua pemegang paspor non-China.
Umpan balik awal di berbagai pintu masuk, mulai dari Bandara Internasional Ningbo Lishe di Zhejiang hingga perbatasan darat di Erenhot, sangat positif. Paula Fagan, pelancong bisnis asal Irlandia, mengatakan kepada media China bahwa dia “hanya mengetuk beberapa kali di ponsel” dan langsung menuju pemeriksaan, sementara pedagang Mongolia, Sarinas, menyebut sistem baru ini “sangat menghemat waktu” dalam perjalanan rutin melintasi perbatasan China-Mongolia.
Bagi perusahaan yang memindahkan staf ke China, perubahan ini menghilangkan kendala yang sering menyebabkan antrean, kesalahan, dan koneksi yang terlewat. Manajer mobilitas global disarankan memperbarui daftar periksa pra-perjalanan dan pengarahan hari perjalanan: karyawan kini bisa mengisi formulir sebelum keberangkatan, namun bagi yang lupa masih bisa memindai kode QR saat tiba atau menggunakan formulir kertas lama. NIA menegaskan bahwa pelancong yang memegang kartu tinggal permanen China, penumpang kapal pesiar yang kembali dengan kapal yang sama, dan penumpang transit langsung 24 jam tetap dibebaskan dari kewajiban ini.
Tips praktis: sarankan pelancong mengisi kartu dalam waktu 24 jam sebelum jadwal kedatangan untuk menghindari kode QR kedaluwarsa; tangkapan layar kode QR diterima; dan sistem online mendukung sembilan bahasa, meski versi bahasa China dan Inggris paling lengkap. NIA memberi sinyal bahwa kartu kertas akan dihentikan setelah tingkat adopsi mencapai 80 persen, jadi tim mobilitas harus bersiap untuk proses digital penuh pada akhir 2026.
Kartu digital ini merupakan salah satu dari sepuluh langkah baru layanan imigrasi yang menurut NIA bertujuan “mendukung tingkat keterbukaan yang lebih tinggi dan pengembangan berkualitas.” Langkah lain termasuk akses e-channel yang lebih luas dan izin talenta untuk profesional lintas batas, namun kartu online ini diperkirakan memberikan dampak paling langsung karena wajib diisi oleh semua pemegang paspor non-China.
Umpan balik awal di berbagai pintu masuk, mulai dari Bandara Internasional Ningbo Lishe di Zhejiang hingga perbatasan darat di Erenhot, sangat positif. Paula Fagan, pelancong bisnis asal Irlandia, mengatakan kepada media China bahwa dia “hanya mengetuk beberapa kali di ponsel” dan langsung menuju pemeriksaan, sementara pedagang Mongolia, Sarinas, menyebut sistem baru ini “sangat menghemat waktu” dalam perjalanan rutin melintasi perbatasan China-Mongolia.
Bagi perusahaan yang memindahkan staf ke China, perubahan ini menghilangkan kendala yang sering menyebabkan antrean, kesalahan, dan koneksi yang terlewat. Manajer mobilitas global disarankan memperbarui daftar periksa pra-perjalanan dan pengarahan hari perjalanan: karyawan kini bisa mengisi formulir sebelum keberangkatan, namun bagi yang lupa masih bisa memindai kode QR saat tiba atau menggunakan formulir kertas lama. NIA menegaskan bahwa pelancong yang memegang kartu tinggal permanen China, penumpang kapal pesiar yang kembali dengan kapal yang sama, dan penumpang transit langsung 24 jam tetap dibebaskan dari kewajiban ini.
Tips praktis: sarankan pelancong mengisi kartu dalam waktu 24 jam sebelum jadwal kedatangan untuk menghindari kode QR kedaluwarsa; tangkapan layar kode QR diterima; dan sistem online mendukung sembilan bahasa, meski versi bahasa China dan Inggris paling lengkap. NIA memberi sinyal bahwa kartu kertas akan dihentikan setelah tingkat adopsi mencapai 80 persen, jadi tim mobilitas harus bersiap untuk proses digital penuh pada akhir 2026.
Sumber: China News Service
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
Maskapai kapal pesiar China tinggalkan pelabuhan Jepang karena perselisihan diplomatik mengalihkan wisatawan ke Korea
Tianjin Airlines Mulai Kembali Rute Langsung Chongqing–Moskow untuk Perkuat Konektivitas Tiongkok-Rusia