
Departemen Industri, Inovasi, dan Ilmu Pengetahuan Australia Selatan telah mengonfirmasi alokasi lebih dari 2.000 tempat migrasi yang dinominasikan negara bagian untuk tahun program 2025-26—1.350 untuk visa Subclass 190 permanen dan 900 untuk visa Subclass 491 sementara. Pendaftaran Minat (ROI) kini sudah dibuka; pelamar di dalam negeri harus mengajukan ROI sebelum menerima undangan, sementara pelamar dari luar negeri akan diundang langsung melalui SkillSelect.
Pengumuman ini menjadi kabar baik bagi para pengusaha di sektor pertahanan, hidrogen, dan antariksa di Adelaide yang mengalami kekurangan tenaga kerja sejak lonjakan kontrak pasokan kapal selam pada 2023. Agen migrasi melaporkan peningkatan permintaan, terutama dari insinyur dan tenaga kesehatan yang gagal lolos tahun lalu saat pemerintah federal memangkas kuota nominasi negara bagian sebesar 23 persen.
Persyaratan utama tetap sama: pelamar harus memiliki penilaian keterampilan positif, kemampuan bahasa Inggris yang memadai, dan minimal 65 poin SkillSelect. Namun, Australia Selatan telah menyesuaikan jalur ‘Highly Skilled and Talented’ untuk memprioritaskan pelamar yang dapat menunjukkan tawaran pekerjaan di pusat-pusat regional seperti Whyalla dan Mount Gambier, sesuai dengan dorongan pemerintah untuk menyebarkan pertumbuhan penduduk di luar Greater Adelaide.
Bagi manajer mobilitas, kuota baru ini berarti penugasan ke Australia Selatan dapat kembali disponsori melalui jalur 190 yang lebih sederhana, bukan visa Skills-in-Demand yang disponsori oleh pemberi kerja, yang memiliki ambang gaji lebih tinggi dan biaya kepatuhan berkelanjutan. Perusahaan disarankan bergerak cepat karena Australia Selatan biasanya menghabiskan kuota 190 dalam waktu enam bulan setelah dibuka.
Pengumuman ini menjadi kabar baik bagi para pengusaha di sektor pertahanan, hidrogen, dan antariksa di Adelaide yang mengalami kekurangan tenaga kerja sejak lonjakan kontrak pasokan kapal selam pada 2023. Agen migrasi melaporkan peningkatan permintaan, terutama dari insinyur dan tenaga kesehatan yang gagal lolos tahun lalu saat pemerintah federal memangkas kuota nominasi negara bagian sebesar 23 persen.
Persyaratan utama tetap sama: pelamar harus memiliki penilaian keterampilan positif, kemampuan bahasa Inggris yang memadai, dan minimal 65 poin SkillSelect. Namun, Australia Selatan telah menyesuaikan jalur ‘Highly Skilled and Talented’ untuk memprioritaskan pelamar yang dapat menunjukkan tawaran pekerjaan di pusat-pusat regional seperti Whyalla dan Mount Gambier, sesuai dengan dorongan pemerintah untuk menyebarkan pertumbuhan penduduk di luar Greater Adelaide.
Bagi manajer mobilitas, kuota baru ini berarti penugasan ke Australia Selatan dapat kembali disponsori melalui jalur 190 yang lebih sederhana, bukan visa Skills-in-Demand yang disponsori oleh pemberi kerja, yang memiliki ambang gaji lebih tinggi dan biaya kepatuhan berkelanjutan. Perusahaan disarankan bergerak cepat karena Australia Selatan biasanya menghabiskan kuota 190 dalam waktu enam bulan setelah dibuka.