
Bandara Adelaide menutup tahun 2025 dengan pencapaian gemilang, mengumumkan data pada 30 Desember yang menunjukkan lebih dari 1,1 juta penumpang internasional tiba dalam 12 bulan hingga November—naik 20 persen dibanding tahun sebelumnya—dan kapasitas kursi masuk meningkat tajam sebesar 32 persen.
Pemulihan ini didorong oleh pemulihan rute-rute sebelum pandemi dan kedatangan layanan jarak jauh baru. Penerbangan langsung United Airlines dari San Francisco ke Adelaide yang diluncurkan pada Agustus diperkirakan akan menyuntikkan A$22 juta ke ekonomi negara bagian melalui pengeluaran wisatawan dan kargo bernilai tinggi. Cathay Pacific, Emirates, AirAsia, dan Air New Zealand telah menambah frekuensi penerbangan, sementara China Eastern dan China Southern berkomitmen membuka layanan ke Shanghai, Guangzhou, dan kota lain pada 2026. Fiji Airways akan membuka rute Nadi musim dingin mendatang, memberikan akses langsung bagi eksportir South Australia ke AS melalui penerbangan tag Honolulu Fiji Airways.
Manajemen bandara berpendapat konektivitas baru ini menempatkan Adelaide sebagai alternatif nyata selain tiga hub utama di pantai timur. Menteri Pariwisata Zoe Bettison menyatakan target negara bagian adalah meningkatkan pengeluaran wisatawan internasional menjadi A$2,2 miliar pada 2030 dan “penerbangan adalah langkah awal yang krusial.” Operator akomodasi melaporkan pemesanan untuk Tahun Baru Imlek sudah 15 persen lebih tinggi dibanding 2024, menandakan strategi ini berhasil.
Manajer perjalanan bisnis sudah menyesuaikan kebijakan mobilitas: kontraktor pertambangan dan pertahanan di koridor utara Adelaide kini bisa mengarahkan tim ke Silicon Valley atau Eropa dengan satu kali transit, menghemat waktu perjalanan hingga lima jam. Pengirim barang menyebut kapasitas wide-body tambahan menghilangkan hambatan lama untuk ekspor seafood dan bioteknologi bernilai tinggi, sementara importir mendapat manfaat dari siklus pengisian ulang yang lebih cepat.
Ke depan, Adelaide akan menjadi tuan rumah CAPA Airline Leader Summit pada 2026 dan 2028, sebuah pencapaian yang menurut analis penerbangan menegaskan posisi bandara ini yang semakin menonjol dalam perencanaan jaringan Asia-Pasifik.
Pemulihan ini didorong oleh pemulihan rute-rute sebelum pandemi dan kedatangan layanan jarak jauh baru. Penerbangan langsung United Airlines dari San Francisco ke Adelaide yang diluncurkan pada Agustus diperkirakan akan menyuntikkan A$22 juta ke ekonomi negara bagian melalui pengeluaran wisatawan dan kargo bernilai tinggi. Cathay Pacific, Emirates, AirAsia, dan Air New Zealand telah menambah frekuensi penerbangan, sementara China Eastern dan China Southern berkomitmen membuka layanan ke Shanghai, Guangzhou, dan kota lain pada 2026. Fiji Airways akan membuka rute Nadi musim dingin mendatang, memberikan akses langsung bagi eksportir South Australia ke AS melalui penerbangan tag Honolulu Fiji Airways.
Manajemen bandara berpendapat konektivitas baru ini menempatkan Adelaide sebagai alternatif nyata selain tiga hub utama di pantai timur. Menteri Pariwisata Zoe Bettison menyatakan target negara bagian adalah meningkatkan pengeluaran wisatawan internasional menjadi A$2,2 miliar pada 2030 dan “penerbangan adalah langkah awal yang krusial.” Operator akomodasi melaporkan pemesanan untuk Tahun Baru Imlek sudah 15 persen lebih tinggi dibanding 2024, menandakan strategi ini berhasil.
Manajer perjalanan bisnis sudah menyesuaikan kebijakan mobilitas: kontraktor pertambangan dan pertahanan di koridor utara Adelaide kini bisa mengarahkan tim ke Silicon Valley atau Eropa dengan satu kali transit, menghemat waktu perjalanan hingga lima jam. Pengirim barang menyebut kapasitas wide-body tambahan menghilangkan hambatan lama untuk ekspor seafood dan bioteknologi bernilai tinggi, sementara importir mendapat manfaat dari siklus pengisian ulang yang lebih cepat.
Ke depan, Adelaide akan menjadi tuan rumah CAPA Airline Leader Summit pada 2026 dan 2028, sebuah pencapaian yang menurut analis penerbangan menegaskan posisi bandara ini yang semakin menonjol dalam perencanaan jaringan Asia-Pasifik.
Sumber: The Advertiser / AdelaideNow
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.Lebih Banyak Dari Australia
Lihat semua
Qantas menyelesaikan gugatan ACCC, setuju membayar denda A$100 juta dan kompensasi A$20 juta kepada pelanggan terkait skandal pembatalan penerbangan
Lari-lari Terakhir Pengajuan Visa Keterlibatan Pasifik karena Layanan Dukungan Konfirmasi Libur Tutup