1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Skema Transit Bebas Visa 240 Jam China Dorong Kedatangan Wisatawan Masuk Sebanyak 40,6 Juta Orang

Skema Transit Bebas Visa 240 Jam China Dorong Kedatangan Wisatawan Masuk Sebanyak 40,6 Juta Orang

Jan 9, 2026
·
Skema Transit Bebas Visa 240 Jam China Dorong Kedatangan Wisatawan Masuk Sebanyak 40,6 Juta Orang
Keputusan China untuk memperpanjang masa tinggal maksimum dalam kebijakan bebas visa transit dari 144 menjadi 240 jam telah menjadi perubahan besar bagi perjalanan bisnis dan rekreasi. Dalam briefing Kementerian Keamanan Publik pada 8 Januari, terungkap bahwa 40,6 juta orang asing memasuki daratan utama selama tahun pertama skema yang ditingkatkan ini—naik 27,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini kini mencakup 55 negara dan 65 pelabuhan udara, kereta api, dan laut, memberikan fleksibilitas rute yang belum pernah ada sebelumnya bagi maskapai dan perencana perjalanan korporat.

Di balik angka utama tersebut, terjadi lonjakan 60,8 persen pada pelancong yang benar-benar memanfaatkan pembebasan visa dibandingkan visa tradisional. Maskapai merespons dengan menambahkan tarif lanjutan yang menggabungkan segmen perjalanan ke negara ketiga dengan singgah di Guangzhou, Beijing, atau Shanghai, memungkinkan penumpang mengadakan pertemuan di daratan utama sebelum melanjutkan ke tujuan akhir mereka. Bagi manajer mobilitas, peningkatan ini berarti waktu persiapan yang lebih singkat dan biaya kepatuhan yang lebih rendah karena karyawan dapat melewati janji temu konsulat.

Skema Transit Bebas Visa 240 Jam China Dorong Kedatangan Wisatawan Masuk Sebanyak 40,6 Juta Orang


Pemerintah daerah berlomba-lomba memanfaatkan peluang ini. Shanghai memperkenalkan “5+5 Fast Lane” yang menggabungkan pembebasan transit dengan voucher belanja bebas bea, sementara zona Qianhai di Shenzhen kini memungkinkan pelancong yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan perusahaan selama masa tinggal 10 hari mereka. Firma konsultan melaporkan permintaan yang meningkat dari UKM Eropa yang terbang masuk, mendaftarkan perusahaan milik asing sepenuhnya, dan berangkat dalam jangka waktu bebas visa—mengubah proses yang sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu menjadi satu perjalanan saja.

Namun, pengacara imigrasi mengingatkan untuk berhati-hati. Pengunjung transit harus memegang tiket yang sudah dikonfirmasi ke negara ketiga dan tidak boleh melakukan pekerjaan berbayar di daratan utama. Keterlambatan keluar—meskipun hanya beberapa jam—akan dikenai denda dan bisa membahayakan izin masuk di masa depan, sehingga perusahaan disarankan mengintegrasikan peringatan pemantauan penerbangan ke dalam alat pelacakan pelancong.

Ke depan, pembuat kebijakan memberi sinyal bahwa pembebasan visa ini bisa diperpanjang menjadi 72 jam untuk perjalanan bisnis yang kembali ke titik asal, langkah yang akan semakin mengaburkan batas antara transit singkat dan visa bisnis sejati. Namun untuk saat ini, jendela 240 jam ini sedang membentuk ulang rute regional dan memperkuat narasi pembukaan kembali China pasca pandemi.
Sumber: People’s Daily / Xinhua

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×