
Pemerintah Italia telah memberikan kepastian yang telah lama dinantikan oleh sekitar 170.000 warga Ukraina yang tinggal di Italia: Keputusan Undang-Undang 201/2025, yang diterbitkan dalam Lembaran Resmi pada 31 Desember 2025, memungkinkan pemegang izin ‘protezione speciale’ untuk memperpanjang masa berlaku hingga 4 Maret 2027. Kebijakan ini menyesuaikan aturan nasional dengan Keputusan Dewan Uni Eropa 2025/1460, yang memperpanjang perlindungan sementara bagi warga Ukraina yang mengungsi di seluruh blok Eropa.
Perpanjangan ini berlaku bagi warga Ukraina yang masuk Italia setelah invasi Rusia pada 2022 serta bagi mereka yang sebelumnya mengubah status suaka menjadi perlindungan khusus pada 2023. Pemegang izin yang memenuhi syarat harus mengajukan permohonan perpanjangan dalam jangka waktu 60 hari sebelum masa berlaku habis; jika tidak, mereka berisiko kehilangan izin kerja.
Dampak praktisnya sangat besar: kontrak kerja multi-tahun, pendaftaran sekolah, dan sewa tempat tinggal kini bisa direncanakan tanpa harus menghadapi proses perpanjangan tahunan yang merepotkan seperti pada 2024-25. Perusahaan juga dapat mempertahankan tenaga kerja Ukraina yang terampil tanpa harus mengeluarkan biaya hukum berulang.
Aturan konversi tetap sama, artinya pemegang izin dapat beralih ke izin kerja standar jika memenuhi persyaratan gaji dan kontrak. Namun, Kementerian Dalam Negeri berhak mencabut izin jika Uni Eropa menghentikan skema perlindungan sementara sebelum 2027, sehingga perusahaan disarankan menyiapkan rencana cadangan.
Para penasihat imigrasi menyarankan departemen SDM untuk melakukan audit terhadap karyawan yang terdampak, menjadwalkan perpanjangan lebih awal—karena slot biometrik sudah sangat terbatas—dan menganggarkan biaya penerjemahan dokumen pendukung seperti kontrak sewa terbaru.
Perpanjangan ini berlaku bagi warga Ukraina yang masuk Italia setelah invasi Rusia pada 2022 serta bagi mereka yang sebelumnya mengubah status suaka menjadi perlindungan khusus pada 2023. Pemegang izin yang memenuhi syarat harus mengajukan permohonan perpanjangan dalam jangka waktu 60 hari sebelum masa berlaku habis; jika tidak, mereka berisiko kehilangan izin kerja.
Dampak praktisnya sangat besar: kontrak kerja multi-tahun, pendaftaran sekolah, dan sewa tempat tinggal kini bisa direncanakan tanpa harus menghadapi proses perpanjangan tahunan yang merepotkan seperti pada 2024-25. Perusahaan juga dapat mempertahankan tenaga kerja Ukraina yang terampil tanpa harus mengeluarkan biaya hukum berulang.
Aturan konversi tetap sama, artinya pemegang izin dapat beralih ke izin kerja standar jika memenuhi persyaratan gaji dan kontrak. Namun, Kementerian Dalam Negeri berhak mencabut izin jika Uni Eropa menghentikan skema perlindungan sementara sebelum 2027, sehingga perusahaan disarankan menyiapkan rencana cadangan.
Para penasihat imigrasi menyarankan departemen SDM untuk melakukan audit terhadap karyawan yang terdampak, menjadwalkan perpanjangan lebih awal—karena slot biometrik sudah sangat terbatas—dan menganggarkan biaya penerjemahan dokumen pendukung seperti kontrak sewa terbaru.
Sumber: Mazzeschi Immigration News