1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. Departemen Luar Negeri Hentikan Sementara Proses Visa Imigran untuk 75 Negara

Departemen Luar Negeri Hentikan Sementara Proses Visa Imigran untuk 75 Negara

Jan 17, 2026
·
Departemen Luar Negeri Hentikan Sementara Proses Visa Imigran untuk 75 Negara
Dalam langkah besar yang akan berdampak luas pada program mobilitas global, Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi pada 16 Januari bahwa mereka akan menangguhkan penerbitan visa imigran untuk warga dari 75 negara mulai 21 Januari 2026. Penangguhan ini hanya berlaku untuk visa imigran—termasuk kartu hijau berbasis keluarga, pekerjaan, dan keberagaman yang diproses di konsulat—dan tidak memengaruhi kategori non-imigran seperti H-1B, L-1, F-1, atau B-1/B-2.

Pejabat menyatakan pembekuan ini diperlukan untuk meninjau apakah migran dari negara-negara yang tercantum "kemungkinan akan menjadi beban publik." Negara-negara yang terdampak mencakup berbagai wilayah dan tingkat pendapatan, mulai dari Afghanistan, Haiti, dan Nigeria hingga Rusia, Thailand, dan Argentina. Pelamar tetap dapat mengajukan dokumen dan mengikuti wawancara, namun petugas konsuler tidak akan mengeluarkan visa sampai proses peninjauan selesai. Belum ada tanggal akhir yang ditetapkan.

Departemen Luar Negeri Hentikan Sementara Proses Visa Imigran untuk 75 Negara


Dampak praktis: Perusahaan yang mensponsori tenaga kerja asing untuk pemrosesan visa imigran di konsulat harus mempertimbangkan opsi penyesuaian status di dalam negeri—jika kandidat memenuhi syarat—atau menunda tanggal mulai kerja. Kasus reunifikasi keluarga menghadapi pemisahan tanpa batas waktu, dan pemenang visa keberagaman yang mendekati batas waktu hukum bisa kehilangan kelayakan sama sekali. Pengacara imigrasi menyarankan untuk memulai strategi visa kerja alternatif jika memungkinkan, serta menjaga komunikasi yang jelas dengan karyawan asing. Warga negara ganda yang memegang paspor dari negara yang tidak tercantum dapat melanjutkan proses seperti biasa.

Kebijakan ini mengingatkan pada versi "larangan perjalanan" sebelumnya, namun cakupannya lebih luas. Para kritikus memperingatkan kebijakan ini dapat memperparah kekurangan tenaga kerja di sektor kesehatan dan teknologi, sementara pendukung berargumen bahwa kebijakan ini melindungi pembayar pajak AS. Gugatan hukum diperkirakan akan muncul; kelompok hak sipil menilai langkah ini diskriminatif dan melampaui kewenangan eksekutif yang diberikan berdasarkan Pasal 212(f) Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan.
Sumber: The Times (US edition)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×