
Dalam rapatnya pada 29 Januari, Dewan Menteri Italia menyetujui ‘Keputusan Penyederhanaan’ yang mencakup berbagai ketentuan penting bagi karyawan mobile, ekspatriat, dan tim HR mereka. Meskipun sebagian besar sorotan media tertuju pada pengurangan birokrasi domestik, tersembunyi dalam Pasal 23 adalah mandat untuk interoperabilitas penuh antara register penduduk AIRE dan semua basis data konsuler. Setelah diterapkan, warga Italia yang tinggal di luar negeri tidak perlu lagi menyerahkan bukti pendaftaran dalam bentuk kertas saat memperbarui paspor atau mengajukan visa untuk anggota keluarga non-UE.
Pemerintah juga menginstruksikan konsulat untuk mengeluarkan delegasi digital, memungkinkan anggota keluarga mengajukan permohonan atas nama pemohon, serta menyediakan sertifikat registrasi yang dapat diunduh secara gratis. Fase percontohan akan dimulai di London, New York, dan São Paulo musim semi ini, dengan peluncuran global direncanakan pada akhir 2026. Pejabat menyatakan waktu rata-rata perpanjangan paspor di luar negeri akan turun dari 60 hari saat ini menjadi “jauh di bawah tiga minggu.”
Selain urusan konsuler, keputusan ini memperkenalkan kartu identitas dengan masa berlaku tanpa batas bagi warga berusia di atas 70 tahun dan mengesahkan kartu pemilih elektronik yang dapat diakses melalui register penduduk nasional (ANPR). Langkah ini semakin menyelaraskan Italia dengan target identitas digital Uni Eropa dan dapat mengurangi jumlah kunjungan tatap muka yang harus dilakukan ekspatriat ke otoritas lokal saat kembali ke Italia.
Bagi tim mobilitas korporat, kesimpulan praktisnya jelas: setelah sistem backend baru aktif, pengurusan dan perpanjangan dokumen perjalanan Italia—serta visa tanggungan untuk pasangan non-UE—akan menjadi lebih cepat dan lebih murah. Namun, perusahaan yang mengirimkan karyawan harus menganggarkan waktu adaptasi karena konsulat menyesuaikan alur kerja dan staf menjalani pelatihan baru.
Pemerintah juga menginstruksikan konsulat untuk mengeluarkan delegasi digital, memungkinkan anggota keluarga mengajukan permohonan atas nama pemohon, serta menyediakan sertifikat registrasi yang dapat diunduh secara gratis. Fase percontohan akan dimulai di London, New York, dan São Paulo musim semi ini, dengan peluncuran global direncanakan pada akhir 2026. Pejabat menyatakan waktu rata-rata perpanjangan paspor di luar negeri akan turun dari 60 hari saat ini menjadi “jauh di bawah tiga minggu.”
Selain urusan konsuler, keputusan ini memperkenalkan kartu identitas dengan masa berlaku tanpa batas bagi warga berusia di atas 70 tahun dan mengesahkan kartu pemilih elektronik yang dapat diakses melalui register penduduk nasional (ANPR). Langkah ini semakin menyelaraskan Italia dengan target identitas digital Uni Eropa dan dapat mengurangi jumlah kunjungan tatap muka yang harus dilakukan ekspatriat ke otoritas lokal saat kembali ke Italia.
Bagi tim mobilitas korporat, kesimpulan praktisnya jelas: setelah sistem backend baru aktif, pengurusan dan perpanjangan dokumen perjalanan Italia—serta visa tanggungan untuk pasangan non-UE—akan menjadi lebih cepat dan lebih murah. Namun, perusahaan yang mengirimkan karyawan harus menganggarkan waktu adaptasi karena konsulat menyesuaikan alur kerja dan staf menjalani pelatihan baru.
Sumber: La Milano