1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Siprus
  4. /
  5. Menteri Luar Negeri Siprus Mendesak AS untuk Memberikan Status Bebas Visa Saat Kunjungan ke Washington

Menteri Luar Negeri Siprus Mendesak AS untuk Memberikan Status Bebas Visa Saat Kunjungan ke Washington

Feb 9, 2026
·
Menteri Luar Negeri Siprus Mendesak AS untuk Memberikan Status Bebas Visa Saat Kunjungan ke Washington
Menteri Luar Negeri Siprus, Constantinos Kombos, tiba di Washington pada 8 Februari 2026 dengan satu tujuan utama: meyakinkan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, agar Republik Siprus diterima dalam Program Bebas Visa Amerika (Visa Waiver Program/VWP). Saat ini, para eksekutif, pelaut, akademisi, dan wisatawan dari Siprus harus melakukan wawancara visa yang memakan waktu dan biaya di Athena atau Tel Aviv sebelum terbang ke Amerika Serikat. Kombos mengatakan kepada wartawan bahwa Siprus telah memenuhi semua standar teknis—paspor elektronik biometrik, berbagi data INTERPOL secara real-time, tingkat overstay di bawah 3 persen, dan sistem pemeriksaan bandara yang ditingkatkan—sesuai pedoman Keamanan Dalam Negeri AS.

Dorongan diplomatik ini datang pada momen strategis yang tepat. Siprus akan memegang Presidensi bergilir Dewan Uni Eropa pada paruh kedua 2026, posisi yang menempatkan Nicosia di pusat diskusi kebijakan trans-Atlantik mengenai keamanan, konektivitas energi, dan perdagangan digital. Rezim perjalanan bebas visa akan memudahkan pejabat Siprus bolak-balik antara Brussels dan Washington serta mempermudah delegasi Amerika menghadiri pertemuan UE yang diadakan di pulau tersebut.

Menteri Luar Negeri Siprus Mendesak AS untuk Memberikan Status Bebas Visa Saat Kunjungan ke Washington


Para pelaku bisnis mengamati dengan seksama. Kamar Dagang Amerika di Siprus memperkirakan keanggotaan VWP akan mengurangi biaya kepatuhan perusahaan lokal setidaknya €3 juta per tahun dan meningkatkan perjalanan bisnis dua arah sebesar 15 persen pada tahun pertama. Siprus merupakan rumah bagi klaster manajemen kapal terbesar ketiga di dunia dan pusat fintech yang berkembang pesat; para eksekutif di kedua sektor ini mengatakan bahwa perjalanan mendadak ke regulator atau investor AS sering tertunda karena hambatan visa saat ini.

Kerja sama keamanan juga menjadi poin penting. Sejak 2024, Siprus telah menggelar latihan penyaringan terorisme bersama dengan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS di RAF Akrotiri dan mulai mengirim data Passenger Name Record (PNR) langsung ke sistem AS. Diplomat di Washington mengakui kemajuan ini, namun mengatakan Kongres masih harus diberi pemberitahuan resmi dan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) harus menerbitkan aturan final—proses yang bisa memakan waktu beberapa bulan. Jika semuanya berjalan lancar, warga Siprus bisa mulai mengajukan otorisasi ala ESTA sebelum musim puncak musim panas 2026.

Untuk saat ini, Kombos harus mendapatkan lampu hijau politik dari Menteri Rubio dan mengatasi kekhawatiran yang tersisa terkait kedekatan geografis Siprus dengan zona konflik. Jika berhasil, pulau di Mediterania timur ini akan menjadi negara ke-42 dalam VWP—dan anggota baru pertama sejak Kroasia pada 2021—mengukuhkan statusnya sebagai mitra keamanan yang dapat diandalkan dan pintu gerbang bisnis yang berkembang antara Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.
Sumber: In-Cyprus / Phileleftheros

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Siprus.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×