
Dubai Health pada 19 Februari meluncurkan platform Unified Health Screening yang sangat dinantikan, menjanjikan pengurangan waktu proses izin tinggal bagi ribuan pekerja ekspatriat yang tiba di UAE setiap bulan.
Sebelumnya, pendatang baru harus membuat janji terpisah untuk tes kesehatan wajib izin tinggal dan, tergantung pekerjaan mereka, pemeriksaan kesehatan kerja tambahan. Berbagai pusat, tes darah yang berulang, dan rontgen ulang menambah biaya dan frustrasi bagi perusahaan yang bergegas merekrut talenta. Platform baru ini memungkinkan tim HR memilih jabatan secara online; sistem secara otomatis membuat satu janji terpadu yang mencakup kedua pemeriksaan dan mengirim data ke semua pemangku kepentingan pemerintah secara real-time.
Setelah hasilnya disetujui, Direktorat Jenderal Imigrasi dan Urusan Orang Asing (GDRFA) mengeluarkan visa izin tinggal secara otomatis—tanpa kunjungan kedua, tanpa unggahan manual. Tujuh pusat kebugaran Dubai Health dan klinik Smart Salem “visa 30 menit” sudah aktif di fase pertama, dengan perluasan ke lokasi lain sebelum musim perekrutan puncak musim panas.
Pejabat menyatakan layanan ini mendukung ‘Agenda Sosial 33’ dan Agenda Ekonomi Dubai D33 dengan memangkas birokrasi untuk talenta berkeahlian tinggi. Operator fasilitas memperkirakan kapasitas layanan naik 30 persen, sementara koneksi elektronik internal memberikan data kepatuhan kesehatan kerja yang lebih ketat bagi regulator. Bagi manajer mobilitas global, pesan utamanya jelas: jadwalkan satu kunjungan medis, anggarkan satu biaya, dan rencanakan waktu mobilisasi yang lebih singkat dalam proyek.
Sebelumnya, pendatang baru harus membuat janji terpisah untuk tes kesehatan wajib izin tinggal dan, tergantung pekerjaan mereka, pemeriksaan kesehatan kerja tambahan. Berbagai pusat, tes darah yang berulang, dan rontgen ulang menambah biaya dan frustrasi bagi perusahaan yang bergegas merekrut talenta. Platform baru ini memungkinkan tim HR memilih jabatan secara online; sistem secara otomatis membuat satu janji terpadu yang mencakup kedua pemeriksaan dan mengirim data ke semua pemangku kepentingan pemerintah secara real-time.
Setelah hasilnya disetujui, Direktorat Jenderal Imigrasi dan Urusan Orang Asing (GDRFA) mengeluarkan visa izin tinggal secara otomatis—tanpa kunjungan kedua, tanpa unggahan manual. Tujuh pusat kebugaran Dubai Health dan klinik Smart Salem “visa 30 menit” sudah aktif di fase pertama, dengan perluasan ke lokasi lain sebelum musim perekrutan puncak musim panas.
Pejabat menyatakan layanan ini mendukung ‘Agenda Sosial 33’ dan Agenda Ekonomi Dubai D33 dengan memangkas birokrasi untuk talenta berkeahlian tinggi. Operator fasilitas memperkirakan kapasitas layanan naik 30 persen, sementara koneksi elektronik internal memberikan data kepatuhan kesehatan kerja yang lebih ketat bagi regulator. Bagi manajer mobilitas global, pesan utamanya jelas: jadwalkan satu kunjungan medis, anggarkan satu biaya, dan rencanakan waktu mobilisasi yang lebih singkat dalam proyek.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
NextGen FDI 2.0: UAE Tambah Mitra Perbankan Digital untuk Percepat Visa dan Rekening bagi Perusahaan Teknologi yang Pindah Lokasi
Ramadan 2026: UAE Pastikan Tunjangan Lembur untuk Kerja Melebihi Jam Kerja yang Dipersingkat