1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. Dubai Setujui Paket Keringanan Bea Cukai & Kependudukan untuk Permudah Perdagangan dan Mobilitas Pasca Gangguan

Dubai Setujui Paket Keringanan Bea Cukai & Kependudukan untuk Permudah Perdagangan dan Mobilitas Pasca Gangguan

Apr 24, 2026
·
Dubai Setujui Paket Keringanan Bea Cukai & Kependudukan untuk Permudah Perdagangan dan Mobilitas Pasca Gangguan
Dewan Eksekutif Dubai telah mengadopsi paket inisiatif ekonomi percepatan yang akan berjalan hingga akhir 2026. Keputusan yang diterbitkan pada 23 April ini menghapus atau menunda beberapa biaya layanan kepabeanan terpilih, memperpanjang masa penyimpanan bebas bea di Jebel Ali dan Pelabuhan Rashid dari 20 menjadi 45 hari, serta menangguhkan sanksi administratif untuk manifest yang tidak lengkap asalkan diperbaiki dalam 30 hari.

Pada saat yang sama, Direktorat Jenderal Urusan Keimigrasian dan Orang Asing (GDRFA-Dubai) akan mengizinkan perusahaan dengan perpanjangan visa kerja kelompok yang tertunda untuk mengajukan perpanjangan secara kolektif tanpa denda keterlambatan jika diajukan sebelum 30 Juni.

Pejabat menyatakan tujuan kebijakan ini dua arah: menjaga likuiditas rantai pasok setelah gangguan ruang udara Teluk pada Februari dan melindungi posisi Dubai sebagai pusat relokasi perusahaan utama di kawasan. Dengan membiarkan importir melepas barang dengan modal awal minimal dan memberi tim HR waktu lebih lama untuk mengurus visa staf, emirat ini berharap mencegah guncangan sementara berubah menjadi biaya jangka panjang bagi perusahaan multinasional.

Dubai Setujui Paket Keringanan Bea Cukai & Kependudukan untuk Permudah Perdagangan dan Mobilitas Pasca Gangguan


Pialang bea cukai yang dihubungi KPMG memperkirakan jendela bebas bea selama 45 hari akan mengurangi rata-rata modal kerja yang terkunci sebesar 18–20 persen. Manajer mobilitas juga optimis; sebuah perusahaan teknologi Fortune 100 dengan 600 staf yang memiliki visa kerja tiga tahun mengatakan bahwa pengelompokan perpanjangan visa akan menghemat “lebih dari AED 1 juta” dalam denda dan biaya kurir.

Secara praktis, perusahaan disarankan untuk segera mengaudit pergerakan impor-ekspor—klaim pengembalian dana harus diajukan dalam 60 hari—dan menandai visa tinggal yang akan habis sebelum 30 Juni agar bisa diproses secara kolektif. Portal GDRFA kini menampilkan kode biaya “inisiatif ekonomi” baru; memilih kode ini secara otomatis menghapus denda keterlambatan. Perusahaan yang menggunakan jasa PRO harus mengubah perjanjian layanan agar penghematan ini dapat diteruskan.

Bagi tim mobilitas global, pesan utamanya jelas: Dubai kembali menggunakan regulasi yang gesit untuk menjaga aliran talenta dan kargo. Dengan target pertumbuhan PDB non-migas sebesar 7 persen, segala upaya yang mengurangi hambatan di pelabuhan atau imigrasi kemungkinan akan bertahan setelah 2026—menjadikan ini perubahan kebijakan, bukan sekadar libur satu kali.
Sumber: KPMG Tax NewsFlash

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×