1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. China Buka Kembali Rute Kailash Mansarovar, Izinkan 1.000 Peziarah India untuk Musim 2026

China Buka Kembali Rute Kailash Mansarovar, Izinkan 1.000 Peziarah India untuk Musim 2026

Mei 3, 2026
·
China Buka Kembali Rute Kailash Mansarovar, Izinkan 1.000 Peziarah India untuk Musim 2026
Untuk pertama kalinya sejak 2019, China akan mengeluarkan visa dan izin perjalanan gunung bagi peziarah India yang melakukan Yatra Kailash Mansarovar, sebuah perjalanan suci di Tibet yang sempat dihentikan akibat pandemi dan ketegangan perbatasan. Moneycontrol mengonfirmasi bahwa otoritas China telah menyetujui dua koridor—rute tradisional Lipulekh melalui Uttarakhand dan rute Nathu La melalui Sikkim—dengan kuota gabungan 1.000 peziarah mulai bulan depan. Kementerian Luar Negeri India (MEA) akan mengadakan undian online untuk pembagian slot, dengan pelamar yang berhasil harus menyerahkan data biometrik dan membayar biaya izin sebesar RMB 12.000 dalam waktu sepuluh hari. Semua pelancong harus memiliki paspor yang berlaku minimal 18 bulan dan menunjukkan sertifikat kesehatan untuk ketinggian tinggi yang negatif. Pihak China akan mengeluarkan visa kelompok di Kathmandu, sehingga peserta juga harus memiliki visa Nepal dengan izin masuk ganda. Pembukaan kembali ini menjadi titik terang diplomatik di tengah ketegangan yang masih berlangsung di Garis Kontrol Aktual. Para analis mengatakan Beijing ingin menunjukkan normalitas sebelum KTT BRICS 2026 di Shanghai, sementara New Delhi melihat langkah ini sebagai upaya membangun kepercayaan menjelang putaran berikutnya dari pembicaraan komandan korps. Bagi perencana mobilitas, implikasi utamanya adalah lonjakan baru dalam permintaan cuti: pemberi kerja sektor publik besar biasanya memberikan cuti khusus untuk ziarah ini, dan banyak perusahaan swasta mengikuti kebijakan tersebut. Operator tur sedang berusaha keras mengamankan ketersediaan hotel di Nepalgunj dan Gyirong, memperingatkan kenaikan harga lebih dari 40 persen dibandingkan musim sebelum pandemi. Perusahaan yang menyetujui cuti ziarah harus memastikan karyawan membeli asuransi evakuasi yang mencakup penyelamatan helikopter, yang kini diwajibkan oleh otoritas China dengan cakupan hingga USD 15.000. Jika pelaksanaan berjalan lancar, pejabat memberi sinyal kuota bisa meningkat dua kali lipat pada 2027, berpotensi mengembalikan yatra sebagai koridor mobilitas yang andal antara dua raksasa Asia ini.
Sumber: Moneycontrol

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×