
Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) sedang bersiap meluncurkan jalur izin kerja cepat baru khusus untuk para ahli kecerdasan buatan (AI), sebagai bagian dari strategi industri “AI untuk Semua” yang diumumkan oleh pemerintahan Carney pada 4 Juni 2026. Dalam proposal yang dijelaskan pagi ini oleh beberapa konsultan imigrasi, pemerintah federal akan menetapkan standar layanan percepatan selama 20 hari kalender di atas program Global Talent Stream (GTS) yang sudah ada, bagi perusahaan yang dapat membuktikan mereka merekrut untuk posisi AI yang sah.
Pembaruan ini menjawab keluhan lama dari startup yang didukung modal ventura dan pusat R&D multinasional, yang merasa bahwa waktu proses Program Pekerja Asing Sementara (TFWP) saat ini yang memakan waktu dua hingga enam bulan memaksa perusahaan memilih yurisdiksi yang lebih cepat seperti visa Global Talent Inggris atau kategori O-1 di AS. Solusi Ottawa mempertahankan struktur GTS yang sudah dikenal—penilaian pasar tenaga kerja selama sepuluh hari ditambah penerbitan izin kerja selama sepuluh hari—namun menambahkan kriteria kelayakan khusus AI dan tim pemrosesan khusus di dalam IRCC.
Meskipun regulasi final masih dalam tahap penyusunan, pejabat telah mengindikasikan bahwa jalur ini akan mencakup transisi otomatis menuju status penduduk tetap, mirip dengan jalur H-1B ke green card di Amerika Serikat. Detail ini sangat penting bagi perusahaan yang membutuhkan kepastian jangka panjang untuk memindahkan insinyur pembelajaran mesin senior dan ilmuwan data. Hal ini juga memiliki nilai politik: pemerintah ingin menunjukkan bahwa merekrut talenta elit dapat sejalan dengan janji mereka untuk mengurangi jumlah penduduk sementara menjadi 5% dari total populasi pada tahun 2027.
Bagi perusahaan, implikasi praktisnya jelas: mulai kumpulkan dokumen sekarang—surat penawaran kerja, standar upah, dan bukti bahwa posisi tersebut merupakan inti dari R&D AI—agar siap saat portal pendaftaran dibuka akhir musim panas ini. Tim HR juga harus merencanakan jalur menuju status penduduk tetap melalui kategori STEM di Express Entry, sehingga pekerja yang datang dengan izin 20 hari tidak terjebak dalam ketidakpastian.
Langkah ini sudah mendapat pujian dari kelompok industri Canada’s Digital Supercluster, yang menyatakan bahwa koridor AI khusus dapat menambah C$200 miliar pada PDB dan menciptakan 250.000 lapangan kerja dalam dekade berikutnya jika didukung dengan pelatihan keterampilan domestik yang kuat. Tonggak berikutnya adalah publikasi petunjuk pelaksanaan program oleh IRCC—yang diharapkan sebelum masa reses Parlemen musim panas—yang akan mengonfirmasi besaran biaya, aturan kepatuhan perusahaan, dan apakah pasangan pekerja akan mendapatkan izin kerja terbuka.
Pembaruan ini menjawab keluhan lama dari startup yang didukung modal ventura dan pusat R&D multinasional, yang merasa bahwa waktu proses Program Pekerja Asing Sementara (TFWP) saat ini yang memakan waktu dua hingga enam bulan memaksa perusahaan memilih yurisdiksi yang lebih cepat seperti visa Global Talent Inggris atau kategori O-1 di AS. Solusi Ottawa mempertahankan struktur GTS yang sudah dikenal—penilaian pasar tenaga kerja selama sepuluh hari ditambah penerbitan izin kerja selama sepuluh hari—namun menambahkan kriteria kelayakan khusus AI dan tim pemrosesan khusus di dalam IRCC.
Meskipun regulasi final masih dalam tahap penyusunan, pejabat telah mengindikasikan bahwa jalur ini akan mencakup transisi otomatis menuju status penduduk tetap, mirip dengan jalur H-1B ke green card di Amerika Serikat. Detail ini sangat penting bagi perusahaan yang membutuhkan kepastian jangka panjang untuk memindahkan insinyur pembelajaran mesin senior dan ilmuwan data. Hal ini juga memiliki nilai politik: pemerintah ingin menunjukkan bahwa merekrut talenta elit dapat sejalan dengan janji mereka untuk mengurangi jumlah penduduk sementara menjadi 5% dari total populasi pada tahun 2027.
Bagi perusahaan, implikasi praktisnya jelas: mulai kumpulkan dokumen sekarang—surat penawaran kerja, standar upah, dan bukti bahwa posisi tersebut merupakan inti dari R&D AI—agar siap saat portal pendaftaran dibuka akhir musim panas ini. Tim HR juga harus merencanakan jalur menuju status penduduk tetap melalui kategori STEM di Express Entry, sehingga pekerja yang datang dengan izin 20 hari tidak terjebak dalam ketidakpastian.
Langkah ini sudah mendapat pujian dari kelompok industri Canada’s Digital Supercluster, yang menyatakan bahwa koridor AI khusus dapat menambah C$200 miliar pada PDB dan menciptakan 250.000 lapangan kerja dalam dekade berikutnya jika didukung dengan pelatihan keterampilan domestik yang kuat. Tonggak berikutnya adalah publikasi petunjuk pelaksanaan program oleh IRCC—yang diharapkan sebelum masa reses Parlemen musim panas—yang akan mengonfirmasi besaran biaya, aturan kepatuhan perusahaan, dan apakah pasangan pekerja akan mendapatkan izin kerja terbuka.
Sumber: Armonia Resource
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Kanada.Lebih Banyak Dari Kanada
Lihat semua
Belum Ada Undangan Express Entry Minggu Ini: Diamnya IRCC Picu Spekulasi Perubahan ke Undangan Bulanan
Manitoba Hapuskan Jalur Pekerjaan Karier, Alihkan Lulusan ke Jalur Pekerja Terampil