
Episode baru dari Business Daily ABC yang dirilis pagi ini sangat tepat waktu. Pembawa acara Alan Kohler berbincang dengan mantan kepala ekonom Departemen Imigrasi, Mark Cully, untuk mengulas kekuatan ekonomi di balik program migrasi Australia, tepat saat Partai Buruh bersiap memangkas kuota pelajar dan pekerja backpacker, sementara One Nation menyerukan pengurangan 750.000 tempat dalam tiga tahun. Percakapan ini menelusuri sejarah panjang Australia menggunakan migrasi untuk mengatasi kekurangan keterampilan dan mendorong pertumbuhan, namun memperingatkan bahwa debat kebijakan saat ini sering mengabaikan data pasar tenaga kerja. Pekerja sementara lulusan dan pemegang visa working holiday hampir menyumbang satu dari empat pekerja di sektor perhotelan dan agribisnis; pemotongan visa ini tanpa jalur alternatif berisiko menyebabkan kekurangan tenaga kerja regional yang parah, kata Cully. Episode ini juga membahas aspek fiskal. Model Treasury menunjukkan migran baru menjadi pembayar pajak positif dalam waktu empat tahun, yang sebagian besar menutupi biaya pengeluaran infrastruktur yang sering dikritik. Kohler dan Cully mencatat bahwa pengetatan aturan visa mungkin memberikan kemenangan politik jangka pendek, tapi bisa memperburuk tantangan penuaan struktural dan produktivitas yang diuraikan dalam Laporan Intergenerasi Agustus lalu. Bagi tim mobilitas, perubahan kebijakan yang akan datang menandakan pembatasan kuota yang lebih ketat, standar bahasa Inggris yang lebih tinggi, dan tes Keaslian Pelajar yang lebih ketat. Universitas memperkirakan penurunan pendaftaran, sementara badan pariwisata khawatir berkurangnya jumlah backpacker akan melemahkan operator regional yang sudah menghadapi keterbatasan kapasitas maskapai. Bisnis yang bergantung pada Working Holiday Makers disarankan mempercepat rekrutmen dan mengupayakan pengecualian dalam pembatasan kuota. Intinya: saat Canberra menyesuaikan kebijakan migrasi, pengusaha perlu terlibat dalam proses kebijakan, memperluas jalur talenta, dan merencanakan waktu tunggu lebih lama untuk visa sementara. Mendengarkan podcast berdurasi 30 menit ini adalah cara cepat bagi profesional HR dan mobilitas untuk memahami narasi ekonomi yang membentuk aturan masa depan.
Sumber: ABC Business Daily