KESALAHAN

The article was not found.

  1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Bandara Zurich Aktifkan Sistem Masuk/Keluar UE, Tambahkan Data Biometrik untuk Penumpang Transit Prancis

Bandara Zurich Aktifkan Sistem Masuk/Keluar UE, Tambahkan Data Biometrik untuk Penumpang Transit Prancis

Nov 21, 2025
·
Bandara Zurich Aktifkan Sistem Masuk/Keluar UE, Tambahkan Data Biometrik untuk Penumpang Transit Prancis
Bandara Zurich Kloten di Swiss menjadi perbatasan Schengen terbaru yang mengaktifkan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) pada 19 November 2025. Bandara ini telah memasang 52 kios swalayan dan gerbang elektronik Secunet ‘easygate’ yang menangkap sidik jari serta gambar wajah resolusi tinggi dari warga negara non-Schengen saat pertama kali mereka melewati perbatasan Schengen. Meskipun Swiss bukan bagian dari Uni Eropa, negara ini menerapkan aturan Schengen, sehingga perubahan ini langsung berdampak pada ribuan warga Prancis yang terbang jarak jauh melalui Zurich setiap minggu.

Dalam skema ini, setiap pelancong yang tidak memiliki paspor UE, EEA, atau Swiss—termasuk karyawan asal Prancis dengan kewarganegaraan AS, Inggris, India, atau lainnya—harus melakukan pendaftaran biometrik satu kali. Data tersebut disimpan selama tiga tahun dan akan digunakan kembali untuk kunjungan berikutnya, menggantikan cap paspor manual. Bandara Zurich menyatakan proses ini akan memakan waktu “jauh di bawah satu menit” setelah data tersimpan, namun pendaftaran awal saat jam sibuk kedatangan bisa menambah antrean selama 30–60 menit.

Bandara Zurich Aktifkan Sistem Masuk/Keluar UE, Tambahkan Data Biometrik untuk Penumpang Transit Prancis


Manajer sumber daya manusia dan perjalanan di Prancis didorong untuk menambah waktu koneksi saat mengatur rute karyawan melalui Zurich. Maskapai seperti SWISS dan mitra codeshare Air France-KLM, Air Baltic, telah mulai memberikan informasi kepada penumpang melalui pengumuman di pesawat dan SMS. Konsultan mobilitas menyarankan karyawan untuk selalu membawa salinan cetak kontrak kerja atau izin tinggal; petugas perbatasan dapat meminta dokumen pendukung jika paspor non-UE menunjukkan kunjungan singkat berulang.

Penerapan ini merupakan bagian dari paket perbatasan pintar Schengen yang dimulai pada 12 Oktober 2025 dan akan mencakup semua 29 negara peserta pada April 2026. Prancis terus melanjutkan penerapan di Calais, Dunkerque, dan Gare du Nord, namun pengamat industri mencatat implementasi Swiss menjadi ujian penting bagi koneksi hub-and-spoke yang populer di kalangan perusahaan Prancis.

Dalam jangka menengah, otomatisasi pengawasan perbatasan ini diharapkan mengurangi penyalahgunaan masa tinggal dan memberikan perusahaan visibilitas lebih jelas terhadap aturan “90/180 hari”, karena basis data pusat secara otomatis menghitung hari yang diizinkan. Untuk saat ini, perusahaan disarankan memperbarui kebijakan perjalanan, memberi peringatan kepada staf tentang kemungkinan keterlambatan, dan memastikan pemindai paspor dalam aplikasi tanggung jawab perusahaan sudah sesuai dengan standar EES.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×