
Kelompok komunitas yang berbasis di London, Sutton Hongkongers, telah memulai kampanye lobi nasional setelah Pemerintah Inggris mengajukan proposal yang akan memperketat jalur dari visa British National (Overseas) ke kewarganegaraan.
Diterbitkan untuk konsultasi awal pekan ini, dokumen dari Home Office tersebut mempertahankan jalur lima tahun menuju izin tinggal permanen (ILR) bagi pemegang status BN(O), namun menambahkan persyaratan bahasa Inggris yang lebih ketat dan—yang paling kontroversial—pendapatan minimum tahunan sebesar £12.570 selama tiga hingga lima tahun berturut-turut. Meskipun angka ini sesuai dengan batas penghasilan bebas pajak saat ini, banyak pendatang baru yang bekerja paruh waktu atau sedang pelatihan khawatir tidak bisa memenuhi syarat, terutama jika angka tersebut disesuaikan dengan inflasi sebelum mereka mencapai tahap ILR.
Richard Choi, anggota dewan Sutton dan pendiri Sutton Hongkongers setelah skema BN(O) dibuka pada 2021, mengatakan kepada wartawan bahwa lebih dari 50 kesaksian telah dikumpulkan dalam 24 jam. Anggota kelompok ini merasakan bahwa “aturan main berubah” dan janji-janji yang dibuat oleh pemerintah Inggris sebelumnya mulai dilonggarkan. Kelompok ini mendorong keluarga BN(O) untuk mengirimkan tanggapan resmi sebelum batas waktu Februari 2026 dan berupaya mengadakan pertemuan dengan anggota parlemen di daerah pemilihan utama dengan komunitas Hongkong yang besar seperti Sutton, Milton Keynes, dan Manchester.
Bagi para pengusaha, situasi ini menjadi pengingat bahwa bahkan kategori visa yang dianggap ‘terlindungi’ pun bisa terkena tekanan politik yang lebih luas. Perusahaan yang mengandalkan tenaga kerja BN(O)—terutama di sektor perhotelan, kesehatan, dan kreatif—disarankan untuk mendukung staf dengan menyediakan pelatihan bahasa Inggris atau memperjelas pengaturan lembur agar pekerja dapat memenuhi standar penghasilan.
Konsultasi ini akan ditutup pada pukul 23:59 GMT tanggal 12 Februari 2026. Jika disetujui sepenuhnya, ketentuan baru ini bisa mulai berlaku untuk aplikasi ILR yang diajukan mulai April 2026, sehingga pendatang BN(O) pertama (yang mendapat izin pada awal 2021) akan terdampak. Oleh karena itu, penasihat imigrasi menyarankan penduduk BN(O) yang memenuhi syarat dan sudah sesuai aturan saat ini untuk segera mengajukan permohonan ILR.
Diterbitkan untuk konsultasi awal pekan ini, dokumen dari Home Office tersebut mempertahankan jalur lima tahun menuju izin tinggal permanen (ILR) bagi pemegang status BN(O), namun menambahkan persyaratan bahasa Inggris yang lebih ketat dan—yang paling kontroversial—pendapatan minimum tahunan sebesar £12.570 selama tiga hingga lima tahun berturut-turut. Meskipun angka ini sesuai dengan batas penghasilan bebas pajak saat ini, banyak pendatang baru yang bekerja paruh waktu atau sedang pelatihan khawatir tidak bisa memenuhi syarat, terutama jika angka tersebut disesuaikan dengan inflasi sebelum mereka mencapai tahap ILR.
Richard Choi, anggota dewan Sutton dan pendiri Sutton Hongkongers setelah skema BN(O) dibuka pada 2021, mengatakan kepada wartawan bahwa lebih dari 50 kesaksian telah dikumpulkan dalam 24 jam. Anggota kelompok ini merasakan bahwa “aturan main berubah” dan janji-janji yang dibuat oleh pemerintah Inggris sebelumnya mulai dilonggarkan. Kelompok ini mendorong keluarga BN(O) untuk mengirimkan tanggapan resmi sebelum batas waktu Februari 2026 dan berupaya mengadakan pertemuan dengan anggota parlemen di daerah pemilihan utama dengan komunitas Hongkong yang besar seperti Sutton, Milton Keynes, dan Manchester.
Bagi para pengusaha, situasi ini menjadi pengingat bahwa bahkan kategori visa yang dianggap ‘terlindungi’ pun bisa terkena tekanan politik yang lebih luas. Perusahaan yang mengandalkan tenaga kerja BN(O)—terutama di sektor perhotelan, kesehatan, dan kreatif—disarankan untuk mendukung staf dengan menyediakan pelatihan bahasa Inggris atau memperjelas pengaturan lembur agar pekerja dapat memenuhi standar penghasilan.
Konsultasi ini akan ditutup pada pukul 23:59 GMT tanggal 12 Februari 2026. Jika disetujui sepenuhnya, ketentuan baru ini bisa mulai berlaku untuk aplikasi ILR yang diajukan mulai April 2026, sehingga pendatang BN(O) pertama (yang mendapat izin pada awal 2021) akan terdampak. Oleh karena itu, penasihat imigrasi menyarankan penduduk BN(O) yang memenuhi syarat dan sudah sesuai aturan saat ini untuk segera mengajukan permohonan ILR.
Sumber: South China Morning Post