1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Vietnam menggandakan jumlah pintu masuk e-visa menjadi 83, memperluas pilihan bagi wisatawan rekreasi dan MICE dari India

Vietnam menggandakan jumlah pintu masuk e-visa menjadi 83, memperluas pilihan bagi wisatawan rekreasi dan MICE dari India

Des 5, 2025
·
Vietnam menggandakan jumlah pintu masuk e-visa menjadi 83, memperluas pilihan bagi wisatawan rekreasi dan MICE dari India
Pemerintah Vietnam pada 4 Desember mengadopsi Resolusi 389/NQ-CP yang memperluas program e-visa dari 42 menjadi 83 pos pemeriksaan internasional—menambahkan empat bandara, 11 perbatasan darat, dan 26 pelabuhan laut. Warga India, yang sejak Agustus 2023 sudah bisa mendapatkan e-visa multiple-entry selama 90 hari, kini dapat masuk melalui pintu masuk sekunder seperti bandara Vinh dan Chu Lai atau langsung berlayar ke 26 pelabuhan baru.

Perubahan ini merupakan bagian dari upaya Vietnam untuk mendistribusikan pariwisata ke luar Hanoi, Ho Chi Minh City, dan Da Nang. Kedatangan wisatawan India melonjak tajam—naik 240% secara tahunan menjadi 389.000 pada Januari-Oktober 2025—berkat penerbangan langsung dari Vietjet dan IndiGo. Operator tur memprediksi akses yang lebih mudah ke provinsi tengah akan meningkatkan kunjungan untuk pernikahan, MICE, dan syuting film, segmen di mana India menjadi pasar yang berkembang.

Vietnam menggandakan jumlah pintu masuk e-visa menjadi 83, memperluas pilihan bagi wisatawan rekreasi dan MICE dari India


Secara praktis, jaringan pos pemeriksaan yang lebih luas mengurangi kebutuhan penerbangan domestik yang mahal. Delegasi mesin tekstil dari Tiruppur kini bisa mendarat di Vinh, hanya 90 menit dari taman pemasok mereka, menghemat enam jam perjalanan darat. Jalur pelayaran yang menyasar penumpang India—seperti pelayaran Royal Caribbean dari Mumbai ke Singapura—dapat menjadwalkan lebih banyak kunjungan pelabuhan Vietnam tanpa harus repot mengurus surat visa kelompok.

Manajer perjalanan perlu mencatat bahwa biaya e-visa tetap US$25, namun maskapai akan memperbarui aturan waktu koneksi minimum karena kapasitas imigrasi di bandara baru lebih kecil. Pergerakan grup awal 2026 sebaiknya menyiapkan waktu tambahan sampai proses di lapangan stabil.

Secara strategis, peningkatan ini memperkuat tren yang lebih luas: destinasi ASEAN berlomba-lomba mendigitalisasi formalitas masuk untuk menangkap lonjakan wisatawan India. Perencana mobilitas harus mengantisipasi perluasan e-visa serupa di Thailand dan Indonesia dalam beberapa kuartal mendatang.
Sumber: Travel & Tour World

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×