1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. Emirates Ingatkan Wisatawan UAE: Inggris Terapkan Sistem ETA dan e-Visa Wajib Mulai 25 Februari 2026

Emirates Ingatkan Wisatawan UAE: Inggris Terapkan Sistem ETA dan e-Visa Wajib Mulai 25 Februari 2026

Jan 9, 2026
·
Emirates Ingatkan Wisatawan UAE: Inggris Terapkan Sistem ETA dan e-Visa Wajib Mulai 25 Februari 2026
Maskapai Emirates mengeluarkan peringatan mendesak bagi penumpang di UAE yang berencana mengunjungi Inggris dalam beberapa minggu ke depan. Menurut maskapai, Kantor Dalam Negeri Inggris akan sepenuhnya beralih ke izin imigrasi digital mulai 25 Februari 2026. Mulai tanggal tersebut, semua warga negara yang bebas visa—termasuk warga Emirat dan penduduk UAE yang memenuhi syarat untuk kunjungan singkat—harus memiliki Electronic Travel Authorisation (ETA) yang disetujui sebelum naik pesawat, feri, atau kereta Eurostar ke Inggris.

Bagi pelancong yang memerlukan visa, dokumen fisik mereka akan digantikan dengan e-Visa online yang terhubung dengan nomor paspor mereka. ETA akan dikenakan biaya £10 dan berlaku selama dua tahun atau sampai paspor pelancong habis masa berlakunya, mana yang lebih dulu. Pengajuan dilakukan melalui aplikasi mobile atau situs resmi pemerintah Inggris dan biasanya diproses dalam waktu tiga hari kerja. Namun, Emirates menganjurkan agar penumpang mengajukan jauh-jauh hari karena tanpa ETA yang disetujui, penumpang tidak akan diizinkan naik pesawat.

Maskapai juga menyarankan penduduk UAE yang sudah memiliki visa Inggris—seperti pelajar, pekerja, dan migran jalur keluarga—untuk segera membuat akun UK Visas & Immigration (UKVI) agar e-Visa baru mereka dapat diterbitkan secara digital.

Emirates Ingatkan Wisatawan UAE: Inggris Terapkan Sistem ETA dan e-Visa Wajib Mulai 25 Februari 2026


Bagi warga GCC, penerapan ETA wajib ini menggantikan skema Electronic Visa Waiver (EVW) lama dan menyelaraskan Inggris dengan sistem serupa di AS (ESTA) dan Kanada (eTA). Konsultan perjalanan bisnis mengatakan perubahan ini akan mempermudah pemeriksaan perbatasan dalam jangka panjang, namun mengingatkan perusahaan untuk segera memperbarui kebijakan perjalanan mereka. Perusahaan yang biasa memesan tiket ke London secara mendadak untuk rapat kini harus memperhitungkan waktu pengajuan ETA, dan manajer mobilitas harus memastikan staf memiliki paspor yang terhubung dengan akun e-Visa yang benar agar tidak ditolak masuk.

Implikasi praktisnya meliputi pembaruan sistem HR dengan tanggal kedaluwarsa ETA, sosialisasi kepada pelancong rutin tentang persyaratan baru, serta pengingat bahwa setiap paspor baru harus diajukan ETA baru. Organisasi yang mensponsori visa Inggris untuk karyawan juga harus mencatat bahwa Biometric Residence Permits (BRP) dan vignette kertas tidak lagi diterima sebagai bukti status; sebaliknya, karyawan harus membuat kode berbagi dari akun UKVI mereka. Kegagalan melakukannya dapat memengaruhi pemeriksaan hak kerja dan rencana perjalanan selanjutnya.

Analis industri perjalanan melihat migrasi digital Inggris ini sebagai bagian dari tren global yang lebih luas. Skema ETIAS Uni Eropa dijadwalkan diluncurkan akhir 2026, sementara UAE sendiri sedang menguji gerbang biometrik dan inisiatif Smart Travel di Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi. Untuk saat ini, pesan dari Emirates jelas: “Tanpa ETA, tidak boleh naik pesawat.”
Sumber: Khaleej Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×