
Etihad Rail pada hari Kamis mengungkapkan peta lengkap jalur kereta penumpang nasional pertama di UEA, mengumumkan tujuh stasiun tambahan yang melengkapi jaringan 11 kota yang dijadwalkan dibuka secara bertahap tahun ini. Stasiun baru—Al Sila, Al Dhannah, Al Mirfa, Madinat Zayed, Mezairaa, Al Faya, dan Al Dhaid—bergabung dengan pusat-pusat yang sebelumnya sudah dikonfirmasi di Mohammed bin Zayed City (Abu Dhabi), Jumeirah Golf Estates (Dubai), University City (Sharjah), dan Al Hilal (Fujairah).
Sepuluh dari 13 kereta sudah tiba dan lulus sertifikasi keselamatan. Setiap kereta dapat mengangkut hingga 400 penumpang dengan kelas ekonomi dan bisnis, dilengkapi Wi-Fi dan colokan listrik di setiap kursi. Etihad Rail menyatakan layanan ini akan memangkas waktu perjalanan menjadi 57 menit antara Abu Dhabi dan Dubai, serta 105 menit antara Abu Dhabi dan Fujairah, memberikan alternatif bebas kemacetan dibandingkan jalan tol E11.
Bagi perusahaan multinasional, jalur kereta ini bisa mengubah pola perjalanan karyawan dan memperluas sumber talenta. Tim HR yang merencanakan penugasan dalam UEA dapat menempatkan staf di kawasan perumahan dengan biaya lebih rendah tanpa memperpanjang waktu perjalanan harian. Jaringan ini juga diperkirakan akan meningkatkan pariwisata domestik, memudahkan perjalanan rekreasi akhir pekan antar emirat dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Manajer logistik mengantisipasi manfaat tambahan untuk pengiriman barang, karena ambisi penumpang mempercepat pembangunan jalur ganda dan peningkatan sistem sinyal di koridor tersebut.
Proyek ini telah mencatat 24,5 juta jam kerja dan melibatkan lebih dari 7.000 ahli sejak 2023. Operasi akan dijalankan oleh usaha patungan dengan raksasa transportasi Prancis, Keolis, yang akan mengintegrasikan layanan penghubung jarak dekat seperti bus dan taksi.
Dari sisi keberlanjutan, kereta ini diharapkan dapat mengurangi emisi kendaraan secara signifikan. Para ahli mobilitas mencatat bahwa pengenalan kereta antar kota di UEA ini sejalan dengan rencana Saudi Arabia 2030 dan berpotensi menjadi bagian dari jaringan GCC yang lebih luas di masa depan.
Sepuluh dari 13 kereta sudah tiba dan lulus sertifikasi keselamatan. Setiap kereta dapat mengangkut hingga 400 penumpang dengan kelas ekonomi dan bisnis, dilengkapi Wi-Fi dan colokan listrik di setiap kursi. Etihad Rail menyatakan layanan ini akan memangkas waktu perjalanan menjadi 57 menit antara Abu Dhabi dan Dubai, serta 105 menit antara Abu Dhabi dan Fujairah, memberikan alternatif bebas kemacetan dibandingkan jalan tol E11.
Bagi perusahaan multinasional, jalur kereta ini bisa mengubah pola perjalanan karyawan dan memperluas sumber talenta. Tim HR yang merencanakan penugasan dalam UEA dapat menempatkan staf di kawasan perumahan dengan biaya lebih rendah tanpa memperpanjang waktu perjalanan harian. Jaringan ini juga diperkirakan akan meningkatkan pariwisata domestik, memudahkan perjalanan rekreasi akhir pekan antar emirat dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Manajer logistik mengantisipasi manfaat tambahan untuk pengiriman barang, karena ambisi penumpang mempercepat pembangunan jalur ganda dan peningkatan sistem sinyal di koridor tersebut.
Proyek ini telah mencatat 24,5 juta jam kerja dan melibatkan lebih dari 7.000 ahli sejak 2023. Operasi akan dijalankan oleh usaha patungan dengan raksasa transportasi Prancis, Keolis, yang akan mengintegrasikan layanan penghubung jarak dekat seperti bus dan taksi.
Dari sisi keberlanjutan, kereta ini diharapkan dapat mengurangi emisi kendaraan secara signifikan. Para ahli mobilitas mencatat bahwa pengenalan kereta antar kota di UEA ini sejalan dengan rencana Saudi Arabia 2030 dan berpotensi menjadi bagian dari jaringan GCC yang lebih luas di masa depan.
Sumber: Khaleej Times
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Warga Pakistan di UAE Kini Bisa Impor Mobil Bekas dengan Aturan Ringan lewat Skema Transfer Tempat Tinggal dan Hadiah
Emirates Ingatkan Wisatawan UAE: Inggris Terapkan Sistem ETA dan e-Visa Wajib Mulai 25 Februari 2026