
Juru bicara transportasi Sinn Féin, Louis O’Hara TD, menuduh Otoritas Bandara Dublin (DAA) “menghindari tanggung jawab” setelah dewan kembali menolak untuk hadir di hadapan Komite Transportasi Oireachtas pada 9 Januari. DAA mengutip proses pengadilan Tinggi yang diluncurkan oleh kepala eksekutifnya sebagai alasan untuk tidak hadir, namun O’Hara berargumen ada masalah lain yang perlu diawasi, termasuk fasilitas eksekutif dan penggunaan dana publik untuk menutupi kewajiban pajak direktur.
Konflik ini terjadi di saat yang sensitif bagi bandara tersibuk Irlandia tersebut, yang sedang mempersiapkan peningkatan biometrik EES dan mengajukan persetujuan untuk menaikkan batas biaya penumpang. Anggota komite menyatakan kekhawatiran bahwa ketiadaan kesaksian langsung dapat memperlambat persetujuan legislatif terhadap kerangka regulasi yang mendukung proyek-proyek tersebut.
Bagi manajer mobilitas korporat, kebuntuan ini menambah ketidakpastian terkait kapasitas musim puncak dan rencana pengeluaran infrastruktur yang akan memperluas jalur keamanan dan bilik imigrasi. Kelompok industri khawatir penundaan ini bisa berdampak pada penjadwalan musim panas, tepat saat permintaan trans-Atlantik diperkirakan akan memecahkan rekor tahun 2019.
Juru bicara DAA menyatakan otoritas tetap “sepenuhnya berkomitmen pada transparansi” dan akan berinteraksi dengan legislator “setelah masalah hukum yang sedang berjalan diselesaikan”. Komite telah meminta jawaban tertulis paling lambat 16 Januari dan belum menutup kemungkinan mengeluarkan panggilan resmi jika DAA gagal mematuhi.
Konflik ini terjadi di saat yang sensitif bagi bandara tersibuk Irlandia tersebut, yang sedang mempersiapkan peningkatan biometrik EES dan mengajukan persetujuan untuk menaikkan batas biaya penumpang. Anggota komite menyatakan kekhawatiran bahwa ketiadaan kesaksian langsung dapat memperlambat persetujuan legislatif terhadap kerangka regulasi yang mendukung proyek-proyek tersebut.
Bagi manajer mobilitas korporat, kebuntuan ini menambah ketidakpastian terkait kapasitas musim puncak dan rencana pengeluaran infrastruktur yang akan memperluas jalur keamanan dan bilik imigrasi. Kelompok industri khawatir penundaan ini bisa berdampak pada penjadwalan musim panas, tepat saat permintaan trans-Atlantik diperkirakan akan memecahkan rekor tahun 2019.
Juru bicara DAA menyatakan otoritas tetap “sepenuhnya berkomitmen pada transparansi” dan akan berinteraksi dengan legislator “setelah masalah hukum yang sedang berjalan diselesaikan”. Komite telah meminta jawaban tertulis paling lambat 16 Januari dan belum menutup kemungkinan mengeluarkan panggilan resmi jika DAA gagal mematuhi.
Sumber: Sinn Féin Press Release