
Departemen Luar Negeri (DFA) telah memulai penarikan kembali yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap 12.904 paspor dan kartu paspor Irlandia setelah menemukan bahwa pembaruan perangkat lunak menyebabkan kode negara “IRL” hilang dari zona yang dapat dibaca mesin pada dokumen yang dicetak antara 23 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Meskipun paspor tampak normal secara kasat mata, kelalaian ini membuatnya tidak memenuhi standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan mungkin tidak dikenali oleh eGate atau pemindai maskapai, sehingga berisiko ditolak naik pesawat atau masuk ke luar negeri.
Pemegang paspor yang terdampak telah menerima email dari Layanan Paspor dan diminta mengembalikan dokumen mereka melalui pos tercatat atau melalui kedutaan dan konsulat Irlandia. Paspor pengganti akan diterbitkan tanpa biaya dalam waktu sepuluh hari kerja; setiap pengganti memiliki nomor baru, sehingga pelancong yang sudah mendapatkan otorisasi perjalanan elektronik seperti ESTA untuk Amerika Serikat harus mengajukan ulang. Badan perbatasan di seluruh dunia telah diberitahu melalui Direktori Kunci Publik ICAO untuk meminimalkan gangguan di pos pemeriksaan.
Konsultan perjalanan bisnis memperingatkan bahwa manajer mobilitas perusahaan harus segera memeriksa nomor paspor karyawan dengan jadwal perjalanan yang akan datang, terutama untuk rute dengan volume tinggi ke AS, Kanada, dan Teluk di mana gerbang otomatis banyak digunakan. Maskapai yang terbang dari Dublin mengizinkan perubahan nama tiket tanpa denda bagi penumpang yang terdampak, namun sumber industri menyebutkan dampak finansial bagi maskapai bisa melebihi €2 juta akibat biaya pemesanan ulang.
Insiden ini memicu kembali perdebatan tentang ketahanan platform produksi paspor Irlandia—salah satu yang paling otomatis di Eropa—karena serikat pekerja mengklaim jumlah staf di fasilitas Mount Street terlalu sedikit untuk menyediakan cadangan manual jika terjadi gangguan lain. Anggota parlemen oposisi menyerukan tinjauan independen terhadap prosedur pengendalian perubahan TI, sementara DFA menyatakan telah menunjuk perusahaan keamanan siber eksternal untuk memverifikasi perbaikan sebelum pencetakan dilanjutkan dengan kecepatan penuh.
Bagi warga Irlandia di luar negeri, penarikan ini sangat mendesak. Mereka yang tinggal di luar Uni Eropa disarankan menggunakan kartu layanan publik atau salinan akta kelahiran yang telah disahkan untuk keperluan perbankan, pajak, dan perpanjangan visa sambil menunggu dokumen pengganti. Misi Irlandia di New York, Sydney, dan Dubai telah membuka loket khusus untuk memprioritaskan perjalanan darurat bagi warga dengan penerbangan, pernikahan, atau pemakaman yang akan datang.
Pemegang paspor yang terdampak telah menerima email dari Layanan Paspor dan diminta mengembalikan dokumen mereka melalui pos tercatat atau melalui kedutaan dan konsulat Irlandia. Paspor pengganti akan diterbitkan tanpa biaya dalam waktu sepuluh hari kerja; setiap pengganti memiliki nomor baru, sehingga pelancong yang sudah mendapatkan otorisasi perjalanan elektronik seperti ESTA untuk Amerika Serikat harus mengajukan ulang. Badan perbatasan di seluruh dunia telah diberitahu melalui Direktori Kunci Publik ICAO untuk meminimalkan gangguan di pos pemeriksaan.
Konsultan perjalanan bisnis memperingatkan bahwa manajer mobilitas perusahaan harus segera memeriksa nomor paspor karyawan dengan jadwal perjalanan yang akan datang, terutama untuk rute dengan volume tinggi ke AS, Kanada, dan Teluk di mana gerbang otomatis banyak digunakan. Maskapai yang terbang dari Dublin mengizinkan perubahan nama tiket tanpa denda bagi penumpang yang terdampak, namun sumber industri menyebutkan dampak finansial bagi maskapai bisa melebihi €2 juta akibat biaya pemesanan ulang.
Insiden ini memicu kembali perdebatan tentang ketahanan platform produksi paspor Irlandia—salah satu yang paling otomatis di Eropa—karena serikat pekerja mengklaim jumlah staf di fasilitas Mount Street terlalu sedikit untuk menyediakan cadangan manual jika terjadi gangguan lain. Anggota parlemen oposisi menyerukan tinjauan independen terhadap prosedur pengendalian perubahan TI, sementara DFA menyatakan telah menunjuk perusahaan keamanan siber eksternal untuk memverifikasi perbaikan sebelum pencetakan dilanjutkan dengan kecepatan penuh.
Bagi warga Irlandia di luar negeri, penarikan ini sangat mendesak. Mereka yang tinggal di luar Uni Eropa disarankan menggunakan kartu layanan publik atau salinan akta kelahiran yang telah disahkan untuk keperluan perbankan, pajak, dan perpanjangan visa sambil menunggu dokumen pengganti. Misi Irlandia di New York, Sydney, dan Dubai telah membuka loket khusus untuk memprioritaskan perjalanan darurat bagi warga dengan penerbangan, pernikahan, atau pemakaman yang akan datang.