
Bandara Internasional Wina (VIE) menghentikan semua penerbangan lepas landas dan mendarat tak lama setelah pukul 07:00 CET pada 13 Januari, ketika hujan es yang bergerak cepat melapisi landasan pacu, jalur taksi, dan jalan layanan dengan lapisan es hitam. Menurut juru bicara bandara, Peter Kleemann, tim penghilang es telah bekerja penuh sejak shift malam, namun embun beku yang sangat dingin langsung membeku kembali, memaksa penghentian operasi total hingga siang hari. Lebih dari 120 penerbangan dibatalkan dalam enam jam pertama, termasuk penerbangan pagi Austrian Airlines ke Eropa dan beberapa layanan jarak jauh ke Amerika Serikat dan Asia.
Karena Wina berfungsi sebagai hub untuk Eropa Tengah-Timur, dampak lanjutan langsung terasa. Para pelancong bisnis yang menuju Bratislava, Budapest, dan Balkan—banyak di antaranya mengandalkan koneksi satu hari melalui Wina—terjebak atau dialihkan melalui Munich, Frankfurt, dan Venesia. Maskapai grup Lufthansa mengaktifkan kebijakan pemesanan ulang sukarela, sementara perusahaan manajemen perjalanan memperingatkan bahwa ketersediaan hotel di sekitar bandara alternatif semakin menipis.
Badai ini juga mengganggu mobilitas darat. ÖBB menghentikan jalur kereta antara Vienna Hauptbahnhof dan bandara, serta menyarankan penumpang menunda perjalanan yang tidak penting. Badan jalan raya ASFINAG menurunkan batas kecepatan di jalan utama, dan polisi melaporkan puluhan kecelakaan ringan di jalan tol A2 dan A21. Ahli meteorologi dari Institut Meteorologi dan Geodinamika Austria (ZAMG) menyatakan suhu akan tetap sekitar −2 °C hingga malam hari, yang memperumit upaya pembersihan.
Bagi manajer mobilitas korporat, insiden ini menjadi pengingat bahwa penutupan akibat cuaca dapat melumpuhkan negara dengan satu hub seperti Austria. Para ahli menyarankan staf yang sering bepergian secara internasional untuk mendaftar di sistem pelacakan pelancong perusahaan dan selalu memiliki setidaknya satu visa Schengen multi-masuk yang masih berlaku, agar pengalihan ke Jerman atau Italia tidak menimbulkan masalah dokumen. Perusahaan dengan kargo yang sensitif waktu juga harus mencatat bahwa terminal kargo Wina ditutup bersamaan dengan operasi penumpang; barang mudah rusak dan komponen teknologi tinggi dialihkan ke Cologne-Bonn dan Frankfurt.
Meskipun VIE membuka kembali satu landasan pacu setelah pukul 13:00, otoritas bandara memperingatkan bahwa antrean penghilang es akan memperpanjang pemulihan hingga 14 Januari. Penumpang dihimbau untuk tidak menuju bandara kecuali penerbangan mereka sudah dipastikan beroperasi.
Karena Wina berfungsi sebagai hub untuk Eropa Tengah-Timur, dampak lanjutan langsung terasa. Para pelancong bisnis yang menuju Bratislava, Budapest, dan Balkan—banyak di antaranya mengandalkan koneksi satu hari melalui Wina—terjebak atau dialihkan melalui Munich, Frankfurt, dan Venesia. Maskapai grup Lufthansa mengaktifkan kebijakan pemesanan ulang sukarela, sementara perusahaan manajemen perjalanan memperingatkan bahwa ketersediaan hotel di sekitar bandara alternatif semakin menipis.
Badai ini juga mengganggu mobilitas darat. ÖBB menghentikan jalur kereta antara Vienna Hauptbahnhof dan bandara, serta menyarankan penumpang menunda perjalanan yang tidak penting. Badan jalan raya ASFINAG menurunkan batas kecepatan di jalan utama, dan polisi melaporkan puluhan kecelakaan ringan di jalan tol A2 dan A21. Ahli meteorologi dari Institut Meteorologi dan Geodinamika Austria (ZAMG) menyatakan suhu akan tetap sekitar −2 °C hingga malam hari, yang memperumit upaya pembersihan.
Bagi manajer mobilitas korporat, insiden ini menjadi pengingat bahwa penutupan akibat cuaca dapat melumpuhkan negara dengan satu hub seperti Austria. Para ahli menyarankan staf yang sering bepergian secara internasional untuk mendaftar di sistem pelacakan pelancong perusahaan dan selalu memiliki setidaknya satu visa Schengen multi-masuk yang masih berlaku, agar pengalihan ke Jerman atau Italia tidak menimbulkan masalah dokumen. Perusahaan dengan kargo yang sensitif waktu juga harus mencatat bahwa terminal kargo Wina ditutup bersamaan dengan operasi penumpang; barang mudah rusak dan komponen teknologi tinggi dialihkan ke Cologne-Bonn dan Frankfurt.
Meskipun VIE membuka kembali satu landasan pacu setelah pukul 13:00, otoritas bandara memperingatkan bahwa antrean penghilang es akan memperpanjang pemulihan hingga 14 Januari. Penumpang dihimbau untuk tidak menuju bandara kecuali penerbangan mereka sudah dipastikan beroperasi.
Sumber: ORF / Associated Press